Jaksa Agung Burhanuddin Lantik Dr. Wisnu Baroto Sebagai Staf Ahli Pidana Umum

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Jaksa Agung (JA) RI. Dr. Burhanuddin, SH. MH. melantik dan mengambil sumpah jabatan Staf Ahli Jaksa Agung Bidang (Bid) Tindak Pidana Umum (Tipidum) di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (21/10).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Eselon I itu kata Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono SH MH, dilaksanakan berdasar Keputusan Presiden RI. Nomor 172/TPA Tahun 2020 tanggal 24 September 2020 tentang Pengangkatan Dari Dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Di Lingkungan Kejaksaan RI.

Menurutnya, pelantikan itu dihadiri oleh Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi, SH. MH. para Jaksa Agung Muda dan Kepala Badan Pendidikan dan Latihan serta Para Staf Ahli Jaksa Agung RI serta dihadiri pula oleh Ketua Komisi Kejaksaan RI. Dr. Barita Simanjutak, SH. MH.

“Marilah kita awali dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha kuasa, atas segala rahmat dan perlindungan-Nya, sehingga kita dapat hadir dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Tindak Pidana Umum, dalam keadaan sehat wal’afiat, tanpa kurang suatu apapun.” ujar Kapuspenkum melelui relisnya menyampaikan sambutan Jaksa Agung RI.

“Pengajuan, penentuan dan pengangkatan seseorang untuk menduduki jabatan teras di lingkungan Kejaksaan Agung RI ini tiada lain merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan dan eksistensi organisasi. Upaya ini dilakukan setelah melalui sebuah proses cukup panjang didasarkan pertimbangan yang matang, terukur, dan objektif, sebagai prasyarat utama yang harus dimiliki dan dipenuhi oleh seorang Insan Adhyaksa agar dinilai patut, layak dan tepat untuk dipercaya menduduki posisi tersebut, tambah Jaksa Agung.

“Saya ucapkan selamat kepada saudara DR. Wisnu Baroto, S.H., M.Hum. yang baru saja dilantik. Saya yakin penempatan saudara pada posisi yang baru akan semakin memberikan nilai tambah dan manfaat, bagi penataan, perbaikan, dan penyempurnaan institusi. Dengan demikian, kita optimis Kejaksaan akan mampu terus bergerak dan berkarya dalam memastikan terselenggaranya dan terpenuhinya kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini,” tandasnya.

Untuk itu, kata JA kedudukan strategis jabatan Staf Ahli Jaksa Agung dalam membantu kinerja pimpinan, sehingga sangat diharapkan kontribusi ide dan gagasan yang penuh inovasi dan terobosan-terobosan, Untuk itu,
1. Lakukan tugas memberikan telaahan, pengkajian, dan pemikiran mengenai permasalahan aktual dan strategis di bidang Tindak Pidana Umum, baik diminta maupun tidak, dan menyampaikannya kepada Jaksa Agung. Saya berharap dengan pengalaman dan wawasan luas yang dimiliki akan sangat bermakna membantu Pimpinan dalam membuat keputusan dan merumuskan kebijakan yang tepat, komprehensif, dan holistik guna menanggapi setiap permasalahan yang ada.

3. Segera monitor dan evaluasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan Bidang Tindak Pidana Umum guna mencegah dan menghindari kemungkinan terjadinya kegagalan, terutama dalam aspek-aspek yang berkaitan dengan kebijakan maupun kegiatan berikut ini, yaitu:
a. penerapan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.
b. peran serta Jaksa di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) dalam upaya mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020.
c. Efektifitas penyelenggaraan penanganan perkara tindak pidana umum di masa Pandemi Covid-19, terutama dalam hal pelaksanaan persidangan online.
d. Sampaikan saran, pendapat, pertimbangan, dan rekomendasi yang berkenaan dengan segala aspek yang berkenaan dengan Bidang Tindak Pidana Umum kepada Jaksa Agung secara aktif, penuh inisiatif, dan konsisten, baik diminta maupun tidak. Pelaksanaan tugas ini diharapkan dapat membantu pimpinan agar dapat mencapai kinerja dan hasil kerja yang optimal.
e. Tingkatkan dan perkuat pengawasan melekat (waskat) yang efektif, guna meminimalisir adanya penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, dan segala bentuk perbuatan tercela lainnya.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply