OKK PWI Jaya Angkatan Ke-15 Tahun 2024 Diikuti 148 Peserta

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.d, JAKARTA – Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta Angkatan Ke-15 Tahun 2024 diselenggarakan pada Rabu dan Kamis, 19-20 Juni 2024 di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, lantai 9, Jalan Suryopranoto 8, Jakarta Pusat.

Ketua PWI Jaya, Kesit B Handoyo menjelaskan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) adalah wadah untuk menjaring anggota baru dan persyaratan untuk menjadi anggota biasa, Sebagaimana diamanatkan Pasal 7 PD PRT (Pedoman Dasar Pedoman Rumah Tangga).

“Alhamdulillah. OKK Angkatan Ke-15 Tahun 2024 diikuti 148 peserta calon anggota PWI. Kami pihak penyelenggara membagi menjadi dua sesi, yakni, Sesi Pertama (pagi) dimulai pada pukul 08.00 WIB – 11.30 WIB. Dan, Sesi Kedua (siang) dimulai pada pukul 13.00 WIB – 17.00 WIB.

“Tujuan dari di adakannya OKK ini, PWI Jaya ingin mengembangkan organisasi dengan menjaring anggota lebih banyak lagi. Dan, tentunya OKK PWI Jaya digelar untuk regenerasi,” jelas Kesit B Handoyo, Rabu (19/6/2024).

“Untuk menjadi anggota biasa diisyaratkan sudah menjadi anggota muda selama 2 tahun dan telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” tuturnya menambahkan.

Di Sesi Ke-2, OKK Angkatan Ke-15 diisi oleh Dr. Retno Intani selaku Dewan Kehormatan PWI serta Praktisi Media TVRI dengan membawakan materi Hukum Pers Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Perilaku wartawan.

” Pemberitaan ramah anak telah diatur dalam Undang-undang No.40 tahun 1999 tentang pers yang diatur dalam pasal 4,5,7 dan 14, Undang-undang No.32 tentang penyiaran serta Undang-undang tentang Peradilan Anak,” tegasnya.

“Catatan penting dalam tugas jurnalis dalam mencari, mengolah dan menyebarluaskan informasi sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Berita harus bersumber jelas, tidak melakukan plagiat, hormati privasi narasumber, mengedepankan professional dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis dan bertanggung jawab,” ujar Irda selaku Wakil Ketua Dewan Kehormatan yang juga menjabat sebagai Pimred Poskota menambahkan.

Sementara diakhir pemaparan OKK Angkatan Ke-15, Aat Surya Safaat selaku Asesor Uji Kompetensi Wartawan PWI / Dewan Pers memberikan materi Teknik Penulisan Berita di Era Digital.

“Rumusan 5W+1H wajib dalam penulisan berita agar fakta dan data peristiwa bernilai. Wartawan dituntut untuk kreatif dengan menulis berita sesuai fakta peristiwa dan fakta pernyataan/opini yang menarik, penting, objektif, aktual,” tutur Aat Surya.

“Bahasa jurnalistik harus Lugas, jelas, logis dan spesifik,” tambah Indra Utama selaku CEO Majalah Proferty dan Bank dan juga Wakil Ketua Bidang Pendidikan.

Oleh karena itu, dalam metode penulisan berita gunakan prinsip Piramida Terbalik. Dimana, unsur fakta merupakan bagian Terpenting dari berita.

“Rumusan 5W+1H wajib digunakan dalam bahasa jurnalistik. Wartawan harus kreatif agar berita menarik, objektif, aktual dan sesuai fakta. Maka, Kemaslah tulisan Diawali dengan Menarik dan Diakhiri dengan Terkesan,” tutur Aat Surya.

“Sebagai pelaku media massa di Indonesia, tentunya kita tetap harus menggunakan serta tunduk kepada kaidah dan etika bahasa Indonesia yang baik dan benar,” tandasnya.

(Yen)

Share.

About Author

Leave A Reply