Wujudkan Program Link and Match, Kasi SMK Cabdis Siantar Audensi KEK Sei Mangke 

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SIMALUNGUN – Kementerian pendidikan dan kebudayaan kini telah gencar merealisasikan program Link and match. Program Link and Match ini dibuat untuk menyinergikan antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DU-DI) guna meningkatkan penyerapan lulusan sekolah vokasi agar dapat menjadi tenaga kerja yang handal sekaligus menghemat pengeluaran untuk menjadi sumber daya manusia baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Untuk memenuhi tuntutan tersebut Cabang Dinas (Cabdis) Pendidikan Siantar melalui Kasi SMK baru-baru ini menggelar audensi ke PT.Unilever Oleochemical Indonesia yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dalam pemaparannya Kasi SMK Cabdis Pendidikan Siantar KM. Dongoran SPd,MM menyampaikan, Bahwa audensi tersebut membahas terkait ada keinginan dari pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di wilayah Cabdis Siantar untuk  bekerjasama dengan PT. Unilever Oleochemical Indonesia yang berada di kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangke kabupaten Simalungun.

“Kedatangan kita untuk menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan dalam hal ini siswa-siswi SMK dibawah naungan Cabdis Siantar agar bisa praktek di KEK Sei Mangke baik itu prakerin atau PKL di perusahaan tersebut”.ujar Dongoran saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (24/11/2021).

Dongoran juga menyampaikan dan  meminta kepada pihak perusahaan dan industri agar bersedia sebagai guru tamu disekolah, untuk mengajar langsung dengan tujuan untuk memaparkan cara kerja diperusahaan atau industri sesuai dengan standart perusahaan yang diinginkan.

“Jadi nantinya kalau sudah cocok antara SMK dengan pihak industri kita akan menyusun atau menyelaraskan kurikulum bersama, sesuai permintaan dari Pihak  perusahaan. Untuk selanjutnya kalau sudah selesai membuat penyelarasan kurikulum kita akan buat sebuah komitmen, dimana lulusan-lulusan SMK bisa mereka serap untuk bekerja di industri maupun perusahan tersebut,” ucap Dongoran.

Kendati demikian lanjut Dongoran, Walaupun pemerintah sudah menyarankan link and macth tetapi kita tetap kembalikan keperusaan karena itu adalah kewenangan penuh pihak industri. Kunjungan kita ke KEK Sei Mangke disambut baik oleh mereka dan kita harapkan kedepan kerjasama SMK dengan pihak Perusahaan dan Industri terjalin dengan baik, demi tercapainya SMK Hebat, SMK Bisa.

“Hal ini bertujuan supaya nantinya kelak anak didik yang lulus dari SMK, bisa langsung bekerja dan dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia khususnya di Siantar-Simalungun,” pungkasnya. (Toni Tambunan)

Share.

About Author

Leave A Reply