MoU Dengan BPJS Ketenagakerjaan, 178 Siswa Peserta PKL SMK Swasta Teladan Pematangsiantar Dapat Perlindungan Jaminan Sosial

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, PEMATANGSIANTAR – Sebanyak 178 siswa peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari SMK Swasta Teladan Pematangsiantar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal tersebut dilakukan untuk melindungi para siswa peserta PKL dari kecelakaan kerja, sebab dalam melakukan setiap pekerjaan di lapangan risikonya cukup besar.

Kepala SMK Swasta Teladan Pematangsiantar, Sudarlian SPd MSi didampingi Wakasek Kurikulum dan Ketua Kompetensi Keahlian dalam keterangannya mengatakan, Bahwa kerja sama ini merupakan yang pertama kalinya, khusus untuk siswa PKL, sebelumnya para siswa diikutsertakan ke pihak asuransi BUMN. Namun, karena sesuatu hal dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

” Ketika mengetahui BPJS Ketenagakerjaan ini, sangat ringan, akhirnya kami pun bersedia untuk melakukan kerja sama ini. Karena memang, sangat penting bagi kami dalam memberikan pelayanan, keamanan serta kenyamanan kepada para siswa disini”tutur Sudarlian Rabu,(27/10/2021).

Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik atas kerja sama ini, hal ini juga sekaligus menjawab anjuran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui surat nomor  421.5/1032/BID.P.SMK/II/2018.

Sudarlian juga berharap kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pematangsiantar kedepannya dapat mengembangkan kerjasamanya dengan mendukung program link and super match 8+i  di SMK.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan  Cabang Pematangsiantar Andi Widya Leksana didampingi Evi Wirda Ningsih Kasi Kepesrtaan mengatakan, jaminan sosial yang didapatkan para siswa PKL tersebut ada dua program, yaitu, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Perlindungan ini merupakan salah satu kewajiban yang diamanatkan oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker).

“Pekerja magang, baik dari sekolah maupun instansi lain, wajib diberikan perlindungan minimal dua program, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujarnya disela penandatanganan MoU kerja sama dengan SMK Swasta Teladan Pematangsiantar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pematangsiantar.

Andi Widya Leksana juga  mengatakan, Bahwa yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan adalah pihak penyuplai tenaga kerja magang ataupun perusahaan. “Para peserta PKL ini dibawah tanggung jawab sekolah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan sosial kepada mereka selama masa PKL,” katanya.

Ia menjelaskan, para peserta PKL tersebut terdaftar dalam kepesertaan yang bersifat sementara, sehingga, pihak sekolah cukup membayar iuran sebesar Rp 16.800 per bulan untuk  siswa. “Temporary (sementara) sifatnya, selama mereka masih PKL. Bisa satu bulan, dua bulan atau, sesuai dengan masa pelaksanaan PKL yang ditetapkan sekolah, ia berharap, adanya kerja sama antara SMK Swasta Teladan Pematangsiantar dengan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam memberikan perlindungan kepada anak didiknya.

“Tentu kami berharap kerjasama ini juga dapat dilakukan oleh sekolah-sekolah lain untuk mendaftarkan anak didiknya ke BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (Toni Tambunan)

Share.

About Author

Leave A Reply