Crane Tower Air Milik PDAM Tirta Asasta Menimpah Rumah Warga

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK, JAWA BARAT –– Crane salah satu alat berat yang sedang mengangkat berat dalam kegiatan pembongkaran bekas tower air milik PDAM Tirta Asasta Kota Depok, terguling dan menimpah rumah warga yang berada tepat disebelah lokasi bongkaran tower, pada Jumat (15/10/2021) pagi, di Jalan Mawar Raya, RW. 04 Kelurahan Depok Jaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Saat kejadian itu, warga setempat Nita (50) menceritakan, bahwa diduga Crane tersebut tidak mampu menahan beban beton tower yang sedang dibongkar, sehingga saat beton terjatuh Crane pun ikut terbalik ke samping dan tepat menimpa rumah.

“Sedangkan penghuni rumah tersebut, diketahui berjumlah empat orang. Selanjutnya, saat kejadian terlihat satu orang terluka di badan dan kepalanya berdarah, dan satu orang anak berusia 12 tahun masih terjebak didalam bangunan rumah. Jadi, di dalam ada empat orang, satu bapak tiga anak. Yang masih terjebak anaknya masih SMP kelas 1, masih terjebak dari jam 09.00 dan masih dalam proses evakuasi,” ucap Nita.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok, M Olik Abdul Holik menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terkena imbas dan menjadi korban pelaksanaan pembongkaran tower air tersebut.

“Kemudian, pihak PDAM bertanggung jawab atas musibah tersebut dan akan membantu sepenuhnya korban musibah yang terjadi, untuk selanjutnya akan melakukan evaluasi atas pelaksanaan pembongkaran tersebut,” ucap Olik.

Atas kejadian tersebut, terlihat sejumlah 12 petugas tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, diturunkan dalam membantu evakuasi Crane yang jatuh menimpa rumah warga.

“Benar, saat ini tim rescue Damkar
masih berusaha mengevakuasi korban yang terjepit akibat peristiwa tersebut. Hal itu, membantu evakuasi dengan menggunakan alat rescue seperti cutting, jack hammer dan stabilizer. Jadi, saat ini korban sudah merespons namun masih proses dikeluarkan dari reruntuhan,” ujar Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana.

Gandara menambahkan, bahwa untuk penyebab kejadian ini belum diketahui lebih lanjut. Sebab hingga kini proses evakuasi masih berjalan dan mencari keterangan dari sanksi yang ada di tempat kejadian. Jadi, hingga kini kami masih membantu proses evakuasi dan penanganan,” pungkanya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply