TMMD 112 Kabupaten Bogor Ditutup, Danrem 061/SK ; Ini Sinergitas Luar Biasa Antara TNI Pemda Dan Rakyat !

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BOGOR – Usai sudah rangakaian kegiatan TMMD Ke-112 TA 2021  di Kabupaten Bogor yang diakhiri dengan upacara penutupan dipimpin Kapoksahli Pangdam lll Siliwangi, Brigjen TNI Agus Supriyo Winarno S,Sos. pada Kamis (14/10), bertempat di Auditorium Pemda, Cibinong, Kabupaten Bogor. Terkait hasil kerja program TMMD, Danrem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi kepada sejumlah awak media mengatakan salah satu hasil dari program tmmd adalah pengerasan jalan yang berlokasi di kecamatan Klapanunggal, jalan yang menghubungkan antara Desa Bojong dan Desa Cikahuripan. 

“Pembangunan ini adalah bentuk sinergitas yang luar biasa antara TNI dengan pemda,  yang jelas kita kerjakan bersama-sama, dimana ini adalah hasil bersama-sama antara TNI ini baik dari Kodam, korem, kodim kemudian yonif 310, Yon Arhanud 3 termasuk lanud Atang Sanjaya, polres termasuk juga melibatkan seluruh masyarakat perdesaan,  karang taruna mahasiswa serta organisasi kemasyarakatan” katanya disela-sela kegiatan.

Menurutnya ini adalah luar biasa, dimana melalui program TMMD ke 112 telah berhasil membangun jalan yang menghubungkan antara jalan kampung Bojong dan kampung cikahuripan, yang selama ini ada berapa jalan memang tidak bisa dilewati oleh roda empat namun dengan penambahan yang awalnya 2 sampai 3 m menjadi 7 sampai dengan 12 meter sepanjang 2450 meter ini akan mengubah sesuatu yang luar biasa, yang jelas dapat mengangkat perekonomian yang lebih baik, kemudian sarana prasarana transportasi lebih mudah, lalu mungkin juga peredaran hasil-hasil pertanian dan pangan dan lainnya akan lebih baik, termasuk mengubah geostrategis dari 2 desa.

“Dan yang jelas harga tanah disini tentunya menjadi mahal. Lalu ekonomi, sosial dan budaya juga akan  berpengaruh, yang jelas akan membawa kemajuan yang sangat positif bagi daerah ini” tambahnya.

Danrem juga menyampaikan apa yang telah disampaikan oleh Wakil Bupati, bahwa kedepannya ada rencana  akan menjadikan jalan tersebut menjadi jalan nasional untuk kabupaten, artinya akan membuka lebih luas lagi perkembangan dan kemajuan di wilayah tersebut, jadi semoga apa yang dilakukan lewat TNI manunggal membangun desa menjadi wujud sinergitas  dalam rangka membangun NKRI dan negeri, kemudian Danrem juga berpesan agar supaya apa yang telah dilakukan bersama-sama bisa dirawat kemudian dipertahankan, dan dijaga.  yang jelas ini  sudah termasuk over prestasi dimana ada penambahan setengah meter gorong-gorong yang harusnya  setengah meter ditambah menjadi 1 meter sepanjang 2450M, kemudian ada renovasi mushola.

“Itu di luar program ketentuan TMMD. Sedangkan hasil program TMMD ada pembangunan dua rutilahu, dimana salah satunya adalah milik nenek Saati beliau berumur 89 tahun, dulu rumah nenek Saati hanya terbuat dari bambu dan saat ini alhamdulilah menjadi bangunan permanen. Semoga apa yang kita kerjakan bersama dapat berguna buat masyarakat” pungkasnya.

Selain meninjau lokasi program tmmd dan satgas tmmd bersama rombongan menyerahkan bantuan sembako kepada warga masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar wilayah tmmd, yang mana bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi mereka yang menerimanya. Selain itu juga diserahkan bantuan berupa karpet untuk mushola serta mesin air untuk mushola. (Red)

Share.

About Author

Leave A Reply