Hari Pertama Simulasi PTM Terbatas SMAN 2 Pematangsiantar Terlaksana Dengan Nyaman dan Kondusif

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, PEMATANGSIANTAR-SUMUT – Hari pertama simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sekolah menengah atas (SMA) negeri 2 Pematangsiantar,Jalan Patuan Anggi, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara terlaksana dengan nyaman dan kondusif juga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat.

Hampir dua tahun lamanya siswa dan guru tidak melakukan proses belajar dan memgajar secara tatap muka  akibat Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia yang membuat dunia Pendidikan terpuruk ,untuk memenuhi kerinduan juga momen yang sangat di tunggu-tunggu hari ini  20 September 2021 SMAN 2 Pematangsiantar melaksanakan simulasi atau uji coba pembelajaran tatap muka.

Adapun Simulasi atau uji coba pembelajaran tatap muka yang di gelar untuk menyambut persiapan proses pembelajaran tatap muka langsung secara terbatas. Hal ini dikatakan Kepala SMAN 2 Pematang Siantar Drs Hasbiansyah Sinaga saat memantau lansung simulasi PTM Senin,(20/9/2021).

Amatan awak media di lokasi simulasi, nampak Siswa-siswi sangat antusias mengikuti simulasi PTM, sejak siswa datang memasuki pintu gerbang sekolah mereka semua memakai masker dan diperiksa suhu tubuhnya dengan thermo gun, kemudian di wajibkan cuci tangan dengan berbaris satu persatu sesusi petunjuk jalur dengan tetap menjaga jarak.

Kegiatan Simulasi PTM menerapkan prokes yang sangat ketat, sebelum memasuki ruangan kelas siswa-siswi diberikan pengarahan dari kepala sekolah dan guru serta diawasi dengan ketat pada waktu berada didalam lingkungan sekolah, bahkan saat siswa pulang pun tetap tertib dengan menjaga jarak sampai ke gerbang yang di pandu oleh guru masing-masing.

Hasbiansyah dalam keterangannya menjelaskan, bahwa  simulasi pembelajaran  tatap muka dilaksanakan secara terbatas artinya PTM ini di laksanakan selama dua kali dalam seminggu yaitu hari Senin dan Kamis.

“Hari pertama peserta didik yang mengikuti 50% dari masing-masing jurusan yang durasinya hanya 2 jam perhari dan 50% dari masing-masing jurusan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sacara daring”. Tuturnya.

Lanjutnya, kegiatan simulasi PTM yang kita laksanakan sesuai anjuran dari Dinas Pendidikan Prov. Sumut melalui Cabdis Siantar dengan jumlah peserta didalam kelas 50 persen dari jumlah biasanya Jadi siswa yang tidak masuk mengikuti Simulasi PTM tetap dilaksanakan PJJ (daring). Kegiatan Simulasi ini dilaksanakan mulai jam 08.00 sampai jam 10.00 Wib.

“Kami tetap menjalankan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 188.54/39/INST/2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di masa pandemi Covid-19”.ucap Hasbiansyah.

Juga kata Hasbiansyah, Satuan pendidikan mesti melakukan identifikasi dan edukasi penjegahan Covid-19 secara intensif kepada warga satuan pendidikan juga harus melakukan pengisian dan pemenuhan daftar periksa, bahkan memperoleh penilaian “Siap” dari Tim verifikasi , juga guru dan tenaga pendidik sudah 99 persen menerima vaksin tahap pertama dan kedua,  satuan pendidikan juga telah memperoleh izin PTM dari orang tua/wali siswa, serta memperoleh izin penyelenggaraan uji coba atau simulasi pembelajaran tatap muka.dari yang pihak yang berwenang.

Dia juga berharap, agar simulasi tersebut berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan klaster-klaster baru Covid-19, juga dengan adanya simulasi ini semangat siswa dalam belajar semakin bertambah, sehingga  ilmu peserta didik semakin maju terampil. 

Salah seorang siswa saat di wawancarai mengatakan, Sangat senang dengan digelarnya simulasi pembelajaran tatap muks di sekolahnya.

“Kami sangat senang atas digelarnya simulasi PTM ini karena belajar secara tatap muka sangat menyenangkan karena materi yang disampaikan juga lebih jelas dibandingkan saat daring, protokol kesehatan yang dijalankan juga sudah sangat baik sehingga kami dapat belajar dengan aman dan nyaman”. ucap siswa tersebut. (Toni Tambunan)

 

Share.

About Author

Leave A Reply