Puluhan SMA/SMK Sederajat Pematang Siantar Senin 20 September 2021 Gelar Simulasi PTM

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, PEMATANGSIANTAR –Berdasarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbaru, PTM terbatas dapat dilakukan pada satuan pendidikan di wilayah PPKM level 1-3. Sementara itu, satuan pendidikan di wilayah PPKM level 4 tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan wilayah PPKM level 1-3 dapat dilakukan melalui PTM terbatas dan/atau PJJ sesuai dengan pengaturan dalam Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), atau yang disebut dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

Berdasarkan aturan tersebut sebanyak 29 SMA/SMK Negeri dan Swasta sederajat di Kota Pematangsiantar Senin 20 September 2021 akan di buka untuk menggelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.Hal ini dikatakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Siantar James Andohar Siahaan saat wawancara langsung, Minggu (19/9/21).

Dalam keterangannya, James menegaskan bahwa semua satuan pendidikan sudah menyiapkan seluruh sarana dan prasarana untuk kesiapan pembelajaran tatap muka secara terbatas di masa pandemi.

Saat disinggung apabila nantinya Pemko dan Satgas Covid-19 Pematangsiantar tidak mengizinkan atau menghalang-halangi, Dengan tegas James mengatakan, “Semuanya sudah kami siapkan, kalau masih di halang-halangi kami akan lapor ke persiden dan gubernur,” tegas James.

James juga mengatakan, kalau memang sekolah tidak layak dari segi prokes pihaknya akan siap membenahi atau memperbaiki apa syarat dan ketentuan yang Pemko dan Satgas Covid-19 Siantar mau.

“Kalau memang sekolah tidak layak dari segi prokes kami siap memperbaiki, apa syarat dan ketentuan dari pihak pemko dan satgas mau, ini alasannya tak jelas, kita buka alur diskusi gak ada ruang, silahkan turunkan ahlinya yang paham pandemi untuk menetangkan apa penyababnya di level 3 di larang melaksanakan PTM terbatas”. ucap James Andohar.

Lanjutnya, Simulasi PTM ini digelar karena tidak ada jaminan dari Pemerintah kota Siantar bahwa tanggal 20 September 2021 berakhirnya PPKM Itu kita akan lakukan tatap muka, dan untuk mengatasi resisi pendidikan, pihaknya membuat resisi rekomendasi simulasi sesuai  amanah yang dituangkan di peraturan Walikota. 

“Kami hanya melakukan tatap muka terbatas, pada waktu kita audensi dengan DPR kita akan membuka sekolah yang sudah diferivikasi kesiapannya dalam melakukan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Dalam hal ini pada pelaksanaan PTMT Senin ini, nantinya juga dari DPRD melakukan pendampingan dilapangan dan surat sudah kita layangkan untuk pemberitahuan kepada DPRD kota Pematangsiantar”. kata James.

Untuk melakukan simulasi PTMT hari Senin tanggal 20/9/2021 Kata James sekolah sudah siapkan standart operasional pemerintah (SOP) kota Pematangsiantar, dan SOP itu adalah turunan dari SKB 4 Menteri berstandart yang sifatnya seragam. 

“Simulasi ini dilakukan untuk membiasakan diri anak-anak untuk kembali kesekolah, dengan tujuan apabila nantinya dilakukan tatap muka anak-anak tidak kaku lagi untuk melakukan belajar secara langsung nantinya dengan gurunya, dengan catatan harus mematuhi ketentuan prokes,” pungkasnya. Toni Tambunan

Share.

About Author

Leave A Reply