Terdakwa Dedih Pagar Jalan Ke Perumahan Salakanagara Dan Membuat Plang Besi

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG – Terdakwa Dedih alias Bos Jangkrik ( 68 ) duduk di bangku pesakitan, karena memagar Jalan ke Perumahan Salakanegara yang terbuat dari bambu, dan memasang Plang besi yang bertuliskan tanah Sertifikat atas nama Sawini belum pernah di jual.

Hakim sempat mengatakan kepada terdakwa, Bos Jangkrik bahwa saudara tidak berhak memaksa dan memasuki, rumah atau pekarangan orang lain yang sedang tertutup, sebaiknya terdakwa mengajukan gugatan, ke Pengadilan kalau orang lain menguasai lahan atau tanah milik saudara, kata hakim.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Moh Ubaidilah dalam surat dakwaan yang dibacakan di hadapan Ketua majelis hakim yang di ketuai, Fathul Mujib di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis ( 16 – 9 – 2021.) Perbuatan, Dedih alias Bos Jangkrik melanggar pasal 197 ayat ( 1 ) KUHP.

Terdakwa Didih alias Bos Jangkrik pada akhir Tahun 2019 dalam surat dakwaan, menyuruh orang lain sebanyak 20 orang dengan cara paksa memasuki Perumahan Salakanagara milik Pengembang PT PMS di Desa Saga, Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Akibat perbuatan Didih, akses jalan menuju Komplek Perumahan Salakanegara, Balaraja yang berada di Blok C dan Blok E terganggu, keluar masuk dan kenyamanan warga sekitar menjadi terganggu, terutama calon Konsumen banyak yang Komplin dan membatalkan pembelian rumah.

LIM

Share.

About Author

Leave A Reply