Bawakan Costum Adat Simalungun, Natamia Purba Juara Predikat Best Traditional Costum di Ajang Duta Siswa Sumut 2021

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SIMALUNGUN – Dengan membawakan costom adat Simalungun, Natamia Vanesha Purba,  putri kelahiran Tiga Runggu ,Kabupaten Simalungun, siswi SMA Swasta cahaya Medan berhasil mengukir prestasi menjadi juara predikat best traditional costom Wakil V Duta Siswa Sumatera Utara (Sumut) 2021, hal ini dikatakan Natamia Purba pada awak media saat bincang-bincang denganya, Sabtu (21/8/2021).

Kegiatan pemilihan Duta Siswa Sumut 2021 yang diselenggarakan oleh Lingkar Inspirasi Bangsa sebuah organisasi sosial dan pendidikan dan diikuti oleh para pelajar tingkat SLTA se Sumatera Utara. Kegiatan karantina dilaksanakan pada tanggal 7-9 Agustus 2021di Edu prime school dan grand final dilaksanakan tanggal 10 Agustus 2021 di hotel Nivia Medan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjadi wadah bagi siswa-siswi se Sumut untuk dapat tempat dalam menggali potensi diri baik dibidang akademik maupun non akademik.

Dengan hasil yang diraih oleh Natamia Vanesha Purba , yang merupakan siswi kelas XI ini  menuturkan bahwa dengan mengikuti kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya, terutama untuk mengasah potensi diri untuk maju dan berkembang. Selama dalam karantina Dia mendapatkan pembekalan berupa kepemimpinan, kepribadian dan karakter, make up class, bahasa Inggris maupun pengabdian.

Natamia dalam keterangnya menuturkan perjalannya sampai bisa masuk dalam ajang Duta Siswa Sumut 2021 dari awal memang sudah ada tekat dan niat sampai bisa meraih peringkat juara .

” Ini adalah perjalanan ku selama di duta siswa, mulai dari awal saya tau event ini, sebelum pendaftaran di buka saya sudah minat dan niat untuk ikut, tapi entah kenapa tiba-tiba disaat pendaftaran dibuka saya menjadi bimbang ingin ikut atau tidak, hingga sampai di hari terakhir pendaftaran dari dalam hati kecil saya bergejolak untuk ikut di event ini saat itu juga saya DM ke akun officialnya,” ucap Natamia.

Lanjutnya, Ia bertanya apa hal lain yang  bisa Ia jadikan penanda bahwa dirinya seorang pelajar SMA karena Ia belum punya kartu pelajar dan rapornya masih di Medan, tapi satu keberuntungan karena admin dari akun itu cepat merespon,hingga akhirnya sertifikat juara yang dijadikan bukti bahwa saya adalah siswa di SMA Cahaya Medan.

“Karena telah disetujui hari itu juga saya mempersiapkan berkas saya mulai dari membuat CV dan surat persetujuan orang tua dan beberapa  dokumen lainnya. Saya masih ingat saya mengisi formulir pendaftaran tepat 37 menit sebelum pendaftaran di tutup, kawatir dan gelisa ya pasti itu yg saya rasakan”. Tutur Natamia putri kelahiran 18 Februari 2005.

Tapi, lanjut Natamia Tuhan itu baik saat pengumuman seleksi berkas dia  terpilih masuk ke dalam 40 orang pendaftar putri yang lolos dan akan lanjut ke tahap tes pengetahuan umum dan wawancara. Padahal bisa dikatakan dia kurang mempersiapkan diri untuk tahap ini. 

“Bayangkan saja saya hanya mempersiapkannya 2 hari, tepat pada hari Minggu 25 Juli saya mengikuti tes wawancara, dan ya pertanyaan pada tes itu tidak ada dari materi yang saya pelajari dan saya menjawab sesuai apa yang saya ketahui,tapi  “God is good All the time and all the moment” dengan perasaan gemetar saya membuka pengumuman dan saya lolos menjadi 15 finalis putri saat itu”. Ucapnya.

Dengan mempersiapkan apa saja yang  perlu dibawa untuk karantina dengan sangat teliti karena mengingat jarak antara rumah dan tempat karantina yang tidak dekat.karena Covid karantina yang  seharusnya dilakukan pada tanggal 1-3  di undur menjadi tanggal 7-9 Agustus.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan bisa memberikan saya anugrah terbaik,saya juga berterimakasih kepada keluarga terkhususnya mama yang selalu mensupport saya dalam melakukan kegiatan dalam hal positif, juga saya bersyukur bisa menjadi finalis duta siswa sumut”. Tuturnya. 

Natamia juga mengucapakan terimakasih telah mempertemukan nya dengan 28 orang teman-teman nya yang hebat dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Dari mereka dia  banyak belajar tentang pengalaman dan upgrade diri menjadi lebih baik.karena mereka adalah orang-orang hebat yang mempunyai branding tersendiri .

Tak lupa  juga Ia berterimakasih kepada Agus , Daddy Audry , Zaki dan semua orang yang terlibat dalam event ini, juga pada teman-teman putra putri pariwisata Simalungun dan Miss Jenny Tabita Dorkas Sipayung yang selalu mendukung dan meyakinkannya.

“Juga untuk pihak sekolah SMA Cahaya Medan yang selalu membimbing dan mendidik saya.

terimkasih telah membuat event ini yang bertujuan menggali bakat dan minat siswa untuk menumbuhkan generasi yang berprestasi untuk membangun negeri Indonisia tetcinta ini” Pungkas Natamia Vanesha Purba peraih juara 1 Putri Pariwisata Simalungun 2021. (Toni Tambunan)

Share.

About Author

Leave A Reply