HOT

Pembangunan Jembatan Kosambi-Rawa Kidang Diduga Langgar Aturan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) diduga telah melakukan pelanggaran terhadap Undang – Undang RI Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air. Pelanggaran terjadi pada pelaksanaan proyek “Pembangunan Jembatan Kosambi – Rawa Kidang” yang saat ini dalam tahap pelaksanaan.

Dugaan pelanggaran atas pasal 42 UU No. 17 tahun 2019 yang berbunyi “Setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang mengakibatkan kerusakan prasarana sumber daya air” itu terkait dengan pekerjaan pembangunan jembatan, terutama pada pekerjaan abutmen jembatan.

Pantauan radaronline.id posisi abutmen jembatan menjorok ke dalam saluran irigasi dengan ukuran sekitar 1(satu) meter dari posisi abutmen jembatan eksisting.

Pembangunan jembatan tersebut disebut belum mengantongi ijin atau rekomendasi teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sebagai lembaga yang berwenang dan bertanggungjawab dalam penyelenggaraan urusan bidang pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi dimana jembatan itu dibangun, sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah (PP) No. 20 Tahun 2015 tentang Irigasi.

Tidak adanya ijin atau rekomendasi teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada pembangunan jembatan tersebut diketahui dari PPK Irigasi Cisadane, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung – Cisadane, Kemen PUPR, Jumat (4/6/2021) lalu.

“Kami sudah layangkan surat teguran ke Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang terkait hal itu,” katanya ketika dikonfirmasi di kantornya di Jl. KS Tubun, Kota Tangerang.

Ditambahkannya, bahwa teguran dilayangkan karena pembangunan jembatan dinilai akan merusak atau setidaknya mengganggu aliran air irigasi. “Posisi abutmen jembatan yang menjorok ke dalam saluran irigasi dapat mengganggu aliran air irigasi. Hal itu akan menyebabkan tersangkutnya sampah dan terjadinya sedimentasi,” tambahnya.

Kepala Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Slamet Budi dan Kepala Bidang Binamarga pada dinas tersebut, Endang Sukendar belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi.

“Tidak ada pak. Lagi ada rapat di luar,” kata seorang staf DBMSDA Kabupaten Tangerang yang ditemui di Tigaraksa, Senin (7/6/2021).

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply