TA 2020/2021 SMA Se-Cabdisdik Siantar Lulus Seratus Persen

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SIANTAR – Sebanyak 11.324 orang siswa-siswi Sekolah Menenga Atas (SMA) kelas Xll Siantar-Simalungun Tahun Ajaran 2020/2021 lulus 100 %, pengumuman hasil kelulusan Ujian Akhir Nasional (UAN) tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dinas pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui cabang dinas (Cabdis) di Pematangsiantar – Simalungun mengumumkan kelulusan siswa SMA pada 3 Mei 2021 secara online untuk menghindari tatap muka di tengah pandemi covid-19.

Hal ini dikatakan Drs. Hamonangan Aruan selaku KASI SMA dan PK Cabdis Pendidikan Siantar, Senin (10/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB saat dijumpai di ruang kerjanya.

“Pengumuman pada tanggal 3 Mei, dapat dilihat pada laman resmi milik masing-masing satuan pendidikan. Hal ni mengingat semakin meluasnya covid-19. Pleno kelulusan pukul 10.00 wib, kemudian pengumuman kelulusan pukul 14.00 WIB di hari yg sama,”kata Hamonangan.

Hamonangan juga menuturkan, bahwa seluruh siswa-siswi SMA untuk Kotamadya Pematangsiantar sebanyak 5.114  orang dan Kabupaten Simalungun berjumlah 6.210 orang, total keseluruhan  11.324 orang dinyatakan lulus semua 100%

Masi kata Hamonangan, ada beberapa syarat untuk menentukan apakah siswa dinyatakan lulus dari satuan atau program pendidikan yaitu, Siswa harus menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester, mulai semester 1 hingga 6.

Juga nilai rata-rata semester 1 sampai 6 itu ditambah dengan nilai UAS, lalu dibagi hasilnya, harus diatas nilai 6. Selanjutnya, siswa memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik saat pembelajaran secara daring selama ini. Terakhir, siswa tersebut mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.jelasnya.

“Untuk ijazahnya akan diberikan pada bulan Juli mendatang. Ijazah tetap diambil langsung oleh siswa tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebab, pengambilan ijazah juga ada dilakukan sidik jari dari siswa itu,” kata Hamonangan

Dia juga mengimbau agar siswa tidak melakukan konvoi atau corat-coret seragam sekolah serta melarang melakukan kegiatan yang berkaitan dengan perayaan kelulusan.  (Toni Tambunan).

Share.

About Author

Leave A Reply