Kapolri Bersama Panglima TNI Cek Penyekatan Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, CILEGON – Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Kemudian hadir juga Ketua DPR Puan Maharani, Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo serta para jajaran pejabat utama Mabes Polri,  Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, Asops Kapolri Irjen Imam, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, serta Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono melakukan pengecekan penyekatan arus Mudik Lebaran 1442 H/2021 M di Pelabuhan Merak, Banten, pada Minggu (9/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meminta petugas penyekatan semakin meningkatkan penjagaan jelang Idul Fitri 1442 H, khususnya di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Dimana, kebiasaan masyarakat menyeberang saat malam hingga pagi hari.

“Saya memang tahu di wilayah Banten untuk arus yang melakukan kegiatan mudik di tahun sebelumnya, kecenderungannya akan semakin ramai saat akan menjelang malam dan menjelang pagi. Ini tentunya rekan-rekan harus hadapi dalam beberapa hari terakhir,” jelas Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Hari ini, lanjut Kapolri, kegiatan pengecekkan secara random, suhu nya di periksa, sehingga kita yakin pengunjung yang masuk kondisinya aman.

“Mengingatkan kepada seluruh petugas yang berjaga dan penyekatan di setiap cek point hingga destinasi wisata harus sehat hingga menerapkan prokes, agar tidak terpapar corona. Harapnya pada penyekatan arus mudik dan pengetatan di objek wisata bisa mencegah penyebaran virus covid-19 di Indonesia, yang sudah mulai bisa dikendalikan. Oleh sebab itu, rekan-rekan juga harus dalm kondisi sehat, lakukan swab antigen, saat akan dinas atau turun dinas melaksanakan. Sehingga kita yakin aman dan keluarga selamat,” tegasnya.

Kemudahan saat libur Idul Fitri 1442 H, Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meminta lokasi wisata yang masuk kedalam zona merah harus ditutup. Sedangkan objek wisata yang buka, harus berdiri posko untuk mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19.

“Tidak lupa untuk membagikan masker ke wisatawan hingga pengecekkan kesehatan wajib dilakukan, untuk memastikan masyarakat yang berlibur dalam kondisi sehat,” pungkas Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

(S7/Yen)

Share.

About Author

Leave A Reply