HOT

Tender Proyek DPPP Kabupaten Tangerang Terindikasi Kolusi

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG  –  Tender pengadaan jasa konstruksi di Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang tahun 2021 terkesan tidak fair. Dua paket pekerjaan konstruksi yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditenderkan dicurigai telah ditentukan untuk dimenangkan oleh perusahaan tertentu.

Indikasi adanya pengaturan tender untuk dimenangkan oleh perusahaan tertentu itu, tercermin dari adanya dokumen yang tidak diunggah pada saat tender. Dokumen yang tidak diunggah itu adalah Daftar Kuantitas (BQ = bill of quantity) dan Spesifikasi Teknis.

Tidak diunggahnya Daftar Kuantitas dan Spesifikasi Teknis dari paket berjudul “Pengembangan Jaringan dan Sambungan Rumah (DAK)” senilai Rp 1.157.000.000,00 dan “Penataan Jalan Lingkungan Kampungan Pelelangan Desa Ketapang (DAK)” senilai Rp 3.213.700.000,00 itu diketahui dari data tender yang diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya.

“Abang tahulah baca ini ? Pelajarilah, ada apa disitu,” katanya sambil menyodorkan beberapa lembar hasil print out tender kedua paket itu, Senin (3/5/2021) di Tangerang.

“Saya tidak perlu berkomentar banyak soal ini. Kalau sudah dipelajari, pasti akan terlihat ada apa disitu,” tambahnya sembari mengingatkan agar namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan.

Dari data tender yang didapat dari sumber tersebut, diketahui bahwa pada Dokumen Pemilihan Nomor : 027.1/016.1-Pokja.II/2021 dan Dokumen Pemilihan Nomor : 027.1/017.1-Pokja.II/2021 data tender yang diunggah dan yang dapat diunduh oleh peserta tender, hanya Dokumen Pemilihan, DED (detail engineering desain), SSUK (Syarat-Syarat Umum Kontrak, SSKK (Syarat-Syarat Khusus Kontak) dan KAK (Kerangka Acuan Kerja) dan Draf Kontrak. Akan tetapi, setelah diunduh, ternyata KAK tidak berisi Kerangka Acuan Kerja, tetapi berisi Permohonan Pelelangan yang ditujukan kepada Kepala ULPBJ Kabupaten Tangerang.

Tidak diunggahnya Daftar Kuantitas dan Spesifikasi Teknis maupun KAK itu akan menyulitkan bagi peserta tender (non pengantin) untuk membuat penawaran. Diduga kuat bahwa Daftar Kuantitas diberikan secara tertutup kepada peserta tender yang telah ditentukan untuk memenangkan tender.

Harus diakui bahwa kontraktor yang memiliki estimator yang mumpuni tidak akan kesulitan membuat penawaran dengan berpatokan pada gambar rencana atau detail engineering desain. Namun, spesifikasi teknis dan Kerangka Acuan Kerja tetap diperlukan sebagai acuan penghitungan volume global suatu proyek. Apalagi kontrak dari kedua proyek ini adalah gabungan lumpsum dan harga satuan dimana harga total seluruh pekerjaan diperlukan.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah dan Kepala Bidang Permukiman, Imam Sofwan selaku PPK Bidang Perumahan dan Permukiman, maupun Pokja II ULPBJ Kabupaten Tangerang belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut.

“Lagi ada rapat di Cengkareng dengan dewan,’ kata petugas yang berjaga di depan pintu DPPP, Selasa(4/5/2021).

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply