Antisipasi Kondisi Darurat, PT PLN UP3 Persero Pematangsiantar Gelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SIANTAR –  Guna meningkatkan kesadaran, kesiapan dalam menghadapi bencana kebakaran, Kantor PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar  jalan Kapten  MH Sitorus Nomor 1 Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara menggelar Simulasi pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran, Selasa (4/5/2021) sekitar jam 09.00 WIB.

Simulasi tanggap darurat kebakaran yang digelar di halaman kantor PLN tersebut ,PT PLN UP3 Pematangsiantar menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Unit Dinas Kebakaran Kota Pematangsiantar sebagai pemandu, serta mengundang pegawai dan security dari PT PLN.


Manager PT PLN Persero UP3 Pematangsiantar Joy Mart Sihaloho dalam sambutannya mengatakan, Bahwa pelaksanaan pelatihan simulasi tanggap darurat kebakaran bertujuan untuk pegawai, petugas keamanan dapat mengerti dan mengetahui prosedur tindakan-tindakan yang tepat untuk melaksanakan pertolongan pertama yang diambil saat ada kebakaran.

Joy Mart juga mejelaskan, bahwa budaya simulasi ini harus di laksanakan secara berkala terus, karena simulasi ini sangat penting juga bertujuan untuk memastikan kesiapan, karena PLN  adalah termasuk obyek vital .


“PLN adalah termasuk obyek vital, kalau SDM nya bertugas tidak rapi sudah pasti asset kita ini akan terancam.” sebut Joy.

Lanjut Joy, memang kita sadari, kantor PLN ini belum memiliki alat pemadam kebakaran yang memadai, seperti Hidrant belum ada, seharusnya PLN UP3 Pematangsiantar sudah harus memilikinya. “Jadi untuk itu kita harus usahakan, dalam perrncanaan selanjutnya itu sudah harus ada,” katanya.

Joy juga berharap, dalam simulasi yang akan di gelar semua harus terlibat aktif, semangat dan tulus, dan tentunya ini bukan hanya simulasi saja, hanya photo-photo, vidio untuk dukumentasi saja; tapi simulasi ini harus bisa di pahami dan dilaksanakab dengan baik, juga perlu juga sekali tiga bulan simulasi ini di gelar, kalau Alat Pemadam Api  Ringan (APAR) habis kita bisa isi ulang lagi.

“Karena takutnya kalau ada kebakaran dalam 10 bulan mendatang jadi lupa semua cara pemadaman kebakaran, muda-mudahan simulasi hari ini berjalan dengan lancar,” harapnya.

Sebelum acara simulasi di gelar, KASI Penyuluhan Bantuan Teknik dari kantor dinas pemadam kebakaran Pematangsiantar Drs. Sabar Manurung, melalui Mangara Tua Hutagalung memberikan pengarahan ataupun teknik, sekaligus memperagakan praktek pelaksanaan dan simulasi tanggap darurat kebakaran.

Mangara Tua Hutagalung dalam orasinya mengatakan, dalam hal pemadaman kebakaran masing-nasing ada teknisnya, yang paling utama dalam pemadaman kebakaran atau tanggap darurat kebakaran adalah kerjasama dan satu komando.

Setelah pengetahuan dasar mengenai api dan kebakaran diberikan, selanjutnya dilakukan simulasi cara memadamkan api sacara tradisional yaitu dengan menggunakan karung goni,serta pemadaman api secara modern dengan alat pemadam api ringan (APAR) berbahan dry powder.

Pada akhir kegiatan pegawai dan security PLN diberikan kesempatan untuk mempraktekkan cara pemadaman api secara langsung, sekaligus mengaplikasikan teori yang diberikan.

Para pegawai dan security sangat antusias dan bersemangat untuk mencoba melakukan pemadaman api secara bergantian. (Toni Tambunan)

Share.

About Author

Leave A Reply