SANTALA Gelar Bakti Sosial di Pasar Rebo Jaktim

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Keluarga Besar Barisan Pencinta Pancasila (SANTALA) gelar bakti sosial di Jalan Bulak Sari RT 008/10 No.5 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Sabtu (10/4/2021).

Acara bakti sosial untuk anak yatim dan warga kuramg mampu ini dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SANTALA.

Usman Daud perwakilan dari DPP SANTALA mengatakan pembagian paket sembako diprioritaskan terhadap anak yatim piatu. Kedepannya, pendistribusian bantuan sembako ini akan dilaksanakan di berbagai tempat di DKI Jakarta.

“Melalui SANTALA DPC Jakarta Timur kita akan melakukan hal ini secara estafet dari Jakarta Timur dan akan diikuti oleh yang lainnya di Jakarta. Karena kita basic-nya dari masyarakat dan untuk masyarakat,” kata Usman yang kini membidangi Organisasi Kaderisasi dan Keangotaan (OKK) Lintas Organisasi kepada pewarta.

Untuk itu, lanjut Usman, SANTALA mengajak masyarakat bergabung dalam bakti sosial dan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah virus corona. Sebab diutarakannya, organisasi terbentuk dari masyarakat dan kembali ke masyarakat.

“Mari untuk orang-orang yang merasa mampu dan punya rezeki sedikit mari bergabung dengan SANTALA baik DPP maupun ditingkat DPC kami akan menyalurkan dana anda itu untuk kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC SANTALA Jaktim, Sri Wulan Ningrat menyampaikan pembagian sejumlah sembako dilaksanakan secara mandiri.

Paket sembako tersebut tak lain mengurangi beban masyarakat di masa pandemi COVID-19 di Jakarta Timur. Sri menambahkan sumber dana logistik sembako ini berasal dari anggota SANTALA sendiri.

” Acaranya bantuan sosial dari barisan Pencinta Pancasila DPC Jakarta Timur. Barisan Pencinta Pancasila mendukung dan mensupport jadi acaranya ini mandiri patungan, gotong royong begitu,” jelas ketua DPC SANTALA Jaktim, Sabtu (10/4/2021).

Namun, dia mengkritisi perihal bantuan sosial di masa pandemi COVID-19 di Jakarta Timur belum seluruhnya dirasakan masyarakat. Oleh sebab itu, menurutnya warga butuh perhatian dari lembaga sosial non-pemerintah apalagi akan menghadapi bulan suci Ramadhan.

Kemudian, dampak dari pandemi COVID-19 diutarakan Sri merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta untuk menjamin kebutuhan warganya. Bahkan, pendistribusian paket sembako yang dilakukan oleh Dinsos DKI Jakarta dibeberapa tempat banyak warga yang mengeluh tidak mendapatkan haknya.

” Sementara kalau Jakarta itu tanggung jawab pemerintah daerah, tapi pemerintah daerah kan kita tahu semua kinerjanya seperti apa. Dan akhirnya masyarakat Jakarta perlu dibantu oleh lembaga sosial kemasyarakatan yang berdiri sendiri seperti Barisan Pencinta Pancasila,” tutupnya.   (Restu)

Share.

About Author

Leave A Reply