Jelang Simulasi KBM Tatap Muka, Cabdis Siantar Gelar Sosialisasi Bersama Dewan Guru

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SIANTAR – Jelang Simulasi Kegiatan Belajar Tatap Muka, Cabang Dinas (Cabdis) Pendidikan Siantar gelar Sosialisasi bersama beberapa dewan guru, Jumat (9/4/21) pukul 10.00 WIB.

Rapat Sosialisasi Simulasi KBM Tatap muka yang digelar di Aula Ronse SMA Swata Budi Mulia jalan Malanton Siregar No.160 Marihat Jaya, Kota Pematangsiantar itu langsung di Pinpin oleh Kepala Cabang Dinas (Kacabis) Pendidikan Siantar, James Andohar Siahaan S.STP, dan tetap menerapkan Prokes Covid-19.

Juga yang dihadiri guru-guru SMA Swasta Budi Mulia beserta guru-guru dari SMAN 4 Pematangsiantar yang mana kedua Sekolah ini nantinya menjadi Sekolah Percontohan Untuk Simulasi Kegiatan Belajar Mengajar Tatap muka yang rencananya di gelar 19 April 2021.

Dalam keterangnya, James Andohar Siahaan S.STP selaku Kacabdis Pendidikan Siantar menjelaskan, Bahwa Untuk KBM nantinya sarana dan prasarana yang harus di Persiapkan Sekolah harus benar-benar disesuaikan dengan Standart yang ditetapkan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumatera Utara. Jelasnya.

Adapun Standart yang ditetapakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Prov Sumut adalah seperti Air yang mengalir, Handsanitazer, Sabun, Tissu, Masker, Termogun, Wastafel juga spanduk untuk himbauan tertib Prokes.

Juga petugas pemeriksa suhu tubuh dan masker harus ada, bak sampah yang tertutup, tempat ibadah.

Masih kata James, dalam beribadah peserta didik diwajibkan membawa perlengkapan ibadahnya masing-masing juga Vaksinasi guru dan tenaga pendidik harus mencapai 70 persen di masing-masing satuan pendidikan Sebelum di gelar KBM tatap muka bulan Juni mendatang. Katanya.

Lanjut Kacabdis, adapun persyaratan maupun ketentuan saat di ruang kelas seperti di setiap ruangan satuan pendidikan tidak diperkenankan menggunakan AC.

Tetap menjaga jarak tempat duduk peserta didik, tidak diperbolehkan saling tukar media belajar seperti buku, pulpen dan termasuk sarana ibadah. Kemudian, tetap memakai masker saat belajar, jumlah siswa dalam setiap kelas maksimal 18 orang.

Juga dilarang kontak fisik antara guru dan siswa maupun antara satu dengan lainnya, dan menetapkan jadwal mengajar dua  sesi per hari dalam durasi 30 menit per les.

Sedangkan ketentuan di luar ruangan kelas, menutup sementara Pengoperasian kantin sekolah, juga Anak didik disarankan membawa makanan maupun minuman dari rumah masing – masing, siswa dilarang kontak fisik antara satu dengan yang lain dan menutup sementara sarana tempat bermain. Ujarnya.

Tidak hanya itu, James juga memaparkan tindakan ketika ditemukan indikasi Covid-19, dengan mengaktifkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan termasuk menyediakan ruangan khusus UKS.

James juga menegaskan, Saat nantinya peserta didik pulang sekolah juga perlu diawasi dengan melibatkan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan agar tidak terjadi kerumunan dan para siswa benar – benar pulang ke rumah.

Dalam kesempatan itu juga, Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Pematangsiantar, Rudol Barmen Manurung, M.Pd dan Kepala Sekolah SMA Budi Mulia, Bruder J Simamora S.P, menyatakan kesiapan mereka sebagai sekolah percontohan simulasi KMB tatap muka yang rencananya di gelar pada 19 April 2021.

Juga akan tetap mematuhi ketentuan yang telah disampaikan Kacabdis Pendidikan Siantar, diantaranya terkait sarana dan prasarana yang harus dipersiapkan sekolah. Masalah teknisnya, nanti kami akan rapatkan lagi di sekolah. Tutup Rudol Barmen Manurung. (Toni Tambunan)

Share.

About Author

Leave A Reply