Proyek Pemeliharaan Samsat Induk Balaraja Tahun 2020 Diduga Fiktif

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG – Anggaran untuk proyek pemeliharaan Samsat Induk Balaraja tahun 2020 diduga kuat tidak dilaksanakan alias fiktif. Proyek tersebut adalah proyek dengan Kode Paket 16404099 berjudul “Pemeliharaan Interior Samsat Induk Balaraja” dengan Pagu Anggaran Rp 100.000.000,00 yang dilaksanakan oleh CV. Abel Jaya dengan harga negosiasi Rp 99.518.000,00; dan proyek dengan Kode Paket 16383099 berjudul “Pemeliharaan Toilet Samsat Induk Balaraja dan Perbaikan Drainase dan Pengecatan Castin Jalan Samsat Induk Balaraja” dengan Pagu Anggaran Rp 160.000.000,00 dan dilaksanakan oleh CV. Putra Bunda Pratama dengan harga negosiasi Rp 158.874.000,00.

Dugaan bahwa kedua proyek tersebut tidak dilaksanakan timbul dari realita kondisi kantor yang menunjukkan tidak adanya perubahan dari kondisi sebelumnya. Interior di lantai dasar dan lantai 2 masih sama seperti kondisi lama.

Untuk paket “Pemeliharaan Toilet Samsat Induk Balaraja dan Perbaikan Drainase dan Pengecatan Castin Jalan Samsat Induk Balaraja”, lebih tragis lagi. Pasalnya, toilet pria di lantai dasar gedung tidak dapat digunakan karena rusak. Hal itu menguatkan dugaan bahwa tidak ada pemeliharaan terhadap toilet tersebut tahun 2020 lalu.

Kepala UPTD PPD Balaraja yang hendak dikonfirmasi terkait proyek tahun lalu itu, tidak berhasil ditemui.

“Sudah ada janji ? Ka UPT sudah keluar,” kata sekuriti setempat, Selasa (6/04/2021).

Mendapat pertanyaan “Sudah ada janji” itu, radaronline.id meminta formulir pembuatan janji untuk bertemu Kepala UPTD PPD Balaraja untuk maksud konfirmasi. Namun, ternyata Samsat Induk Balaraja tidak menyediakan lembaran atau formulir permohonan pembuatan janji.

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply