Jembatan Senilai Ratusan Juta Dibangun Secara Swadaya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id,  BONDOWOSO   –  Warga Desa Grujugan Lor dengan warga Desa Kejawan membangun jembatan sepanjang 40 meter dan lebar 1,5 meter secara swadaya. Pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan dan Desa Grujugan Lor Kecamatan Jambesari Darussholah menghabiskan anggaran sekira Rp300 juta. Hal itu dikatakan oleh Dian (40), warga Desa Grujugan Lor, yang mengkoordinir pembangun jembatan.

Menurut Dian, pembangunan dilakukan oleh warga lantaran prihatin dengan kondisi jembatan yang sudah lapuk. Jembatan itu juga sering membuat warga terperosok.

” Sudah sering ada warga terperosok dan hampir jatuh. Bahkan saya pribadi juga sudah beberapa kali mengalami”, kata Dian di Desa Grujugan lor, Kamis (1/4/2021).

Dian juga mengatakan, selama jembatan rusak, warga harus putar arah sekitar 3 Kilo Meter menuju desa sebrang. Terutama lansia yang tidak bisa mengendari motor.

Warga Desa Grujugan Lor dengan warga Desa Kejawan mengumpulkan dana secara swadaya selama 5 bulan terakhir, kata Dian. Sumbangan disesuaikan dengan kemampuan warga.

“Sumbangan warga tidak hanya berupa uang. Ada juga berupa material, seperti besi, semen, pasir dan batu,” terangnya.

Sebelumnya, jembatan hanya terbuat dari bambu. Dirangkai diatas sungai setinggi 20 meter. Hal itu disampaikan oleh Ahmad Hendra, warga Desa Kejawan dilokasi.

“Sejak dibangun Minggu (21/3) lalu, baru bisa diresmikan tadi malam. Dengan mengadakan tasyakuran, oleh warga kedua desa,” jelasnya.

SUGIANTO

Share.

About Author

Leave A Reply