Dua WBP Lapas Cirebon WNA Iran Dapat Pembebasan Bersyarat

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, CIREBON – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon, Jawa Barat membebaskan 2 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) warga negara asing (WNA) Iran atas nama Nima Moradian Pour Bin Mohamad dan Ali Din Mohamad Bin Mohamad Alm, Kamis (25/3/2021).

“Ke 2 WBP itu dipidana 14 tahun penjara denda Rp10 Miliar subside 6 bulan kurungan karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Nima Moradian dan Ali Din Mohamad dibebaskan karena mendapatkan pembebasan bersyarat (PB) berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kumham) RI Nomor : PAS-920. PK.01.04.06 Tanggal 17 Agustus 2020,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Lapas Cirebon Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Kalapas Cirebon Roro Dwi Agustien.

Kabid pembinaan berpesan kepada Nima Moradian dan Ali Din Mohamad, agar dalam menjalani pembebasan bersyarat dan berintegrasi kembali ke masyarakat dapat membuktikan sudah berkelakuan baik. “Kalian harus buktikan kepada masyarakat bahwa selama pembinaan di lapas sudah berkelakuan baik dan dapat berkontribusi terhadap masyarakat ditempat kalian tinggal nanti. Taati segala peraturan yang berlaku jangan sekali-kali berpikir untuk bermain dengan Narkotika lagi, karena hal tersebut hanya akan membuat kalian menderita dan kembali lagi ke penjara,” ujar Roro Dwi Agustien menekankan pesannya.

Pelaksanaan Pembebasan Bersyarat selesai pada pukul 16.00 WIB dan kedua WBP tersebut langsung diserahkan kepada pihak penjamin selaku penanggungjawab program Pembebasan Bersyaratnya.

Agustien menjelaskan, selama menjalani program PB warga binaan tersebut berkewajiban untuk melaksanakan pembimbing dan pengawasan setiap satu bulan sekali di Bapas Kelas I Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon.

Prosesi pembebasan:

Pelaksanaan Pembebasan Bersyarat tersebut diawali dengan pelaksanaan pengadministrasian berkas PB di Lapas Kelas I Cirebon.

Selanjutnya Staf Bimbingan kemasyarakatan bersama 1 orang pengawal yakni Staf Keamanan dan Ketertiban, serta penjamin warga binaan menuju ke Yayasan Wakaf Manbau’l Ulum untuk melaksanakan Konseling Pra Pembebasan. Hal tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian program PB yang mana sebelum mendapatkan PB WBP tersebut melaksanakan Asimilasi Kerja Sosial Di Dalam Lapas terlebih dahulu dengan Yayasan Wakaf Manbau’l Ulum.

Setelah selesai melaksanakan konseling pra pembebasan petugas Lapas, penjamin, dan 2 orang WBP melaksanakan penghadapan (serah terima) ke Bapas Kelas I Cirebon, Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, dan Kantor Imigrasi TPI I Kota Cirebon selaku pembimbing dan pengawas warga binaan tersebut ketika menjalani Pembebasan Bersyarat.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply