UPTD Samsat Balaraja Terapkan Program KBMDU Untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KABUPATEN TANGERANG  Penerimaan pajak daerah Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Samsat Balaraja, mencapai 15, 86 persen.

UPTD PPD Samsat Balaraja, Ali Hanafiah mengatakan kepada awak media, Rabu (25/3/2021), “Berdasarkan laporan target dan realisasi penerimaan pajak daerah dari tiga jenis pajak yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pajak Air Permukaan (AP) periode 4 Januari – 23 Maret 2021 telah mencapai 15,86 persen,” terangnya.

Ali Hanafiah menjelaskan, target penerimaan pajak daerah yang telah ditetapkan sebesar Rp 742.630.426.200, realisasi penerimaan periode 4 Januari- 23 Maret 2021 sebesar Rp 117.808.004.926 atau sekitar 15,86 persen.

Dari tiga jenis pajak tersebut untuk PKB, BBNKB dan Air Permukaan yang dikelola oleh UPTD PPD Samsat Balaraja, memiliki target masing-masing, yakni Untuk PKB targetnya sebesar Rp 403.071.000.000.

Realisasi penerimaan PKB hingga 23 Maret sebesar Rp 70.609.829.850 atau sekitar 17,52 persen, Sedangkan untuk BBNKB, lanjut Ali, terbagi dalam dua jenis pajak yakni BBNKB I dan BBNKB II. Untuk BBNKB I, target penerimaan sebesar Rp.331.935.880.000. Realisasi penerimaan sebesar Rp 45.521.112.500, atau 13,71 persen.

Untuk BBNKB II target penerimaan sebesar Rp 5.192.120.000, realisasi penerimaan sebesar Rp 1.019.142.000 atau 19,63 persen. Total target penerimaan BBNKB I dan BBNKB II sebesar Rp 337.128.000.000, realisasi penerimaan Rp 46.540.254.500 atau 13,80 persen,”

Untuk pajak Air Permukaan, kata Ali, target penerimaan sebesar Rp 2.431.426.200, sedangkan realisasi penerimaan sebesar Rp 657.920.576 atau sekitar 27,06 persen.

“Jadi secara keseluruhan pengelolaan pajak daerah, dari target penerimaan yang telah ditetapkan sebesar Rp Rp 742.630.426.200. Realisasi penerimaannya sebesar Rp 117.808.004.926 atau sekitar 15,86 persen,” imbuhnya

Untuk menggenjot pendapatan kita menggerakkan semua staf untuk melakukan penelusuran data dan penagihan ke wajib pajak (WP) melalui program Kendaraan Bermotor yang belum daftar ulang (KBMDU), kami akan melakukan penagihan door to door atau ke rumah rumah wajib pajak yang menunggak, jelas Ali kepada awak Media.

RODI. B. S

Share.

About Author

Leave A Reply