Penasehat Hukum Rizieq Cs Tinggalkan Ruang Sidang, Contempt of Court?

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Penasehat hukum Rizieq Shihab cs yang meninggalkan ruang sidang dan yang juga di ikuti oleh Terdakwa Rizieq Shihab Cs dianggap Contempt of court (ketidaktaatan atau tidak hormat terhadap pengadilan dan aparatnya dalam bentuk perilaku menentang otoritas, keadilan, dan martabat pengadilan), yang mengakibatkan batalnya persidangan, Selasa (16/3/2021).

Sehingga Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pimpinan Ketua Mejelis Hakim Suparman Nyompa, SH, dengan anggota majelis M Djohan Arifin, SH dan Agam Syarief Baharudin, SH menunda pembacaan surat Dakwaan dan akan disidangkan pada hari Jumat (19/3/2021).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menghadirkan Terdakwa Mohammad Rizieq Shihab cs. ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, untuk mengikuti persidangan pembacaan surat Dakwaan, Selasa (16/3/2021).

Menurut Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH, MH sesaat setelah persidangan dibuka majelis hakim, masih memeriksa/membacakan indetitas terdakwa Mohammad Rizieq Shihab, belum pembacaan surat Dakwaan, Tim Penasihat Hukum Terdakwa MOHAMMAD RIZIEQ menginterupsi Majelis Hakim dan menyatakan keberatan terhadap sidang yang dilaksanakan secara online dari pengadilan ke kantor Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) dimana terdakwa Muhammad Rizieq Shihab cs ditahan. Mereka menghendaki Terdakwa Mohammad Rizieq cs dihadirkan secara langsung ke depan persidangan di ruang PN Jakarta Timur.

Atas keberatan Tim Penasihat Hukum terdakwa itu, Majelis Hakim menskors persidangan guna diadakan rapat musyawarah Majelis Hakim untuk menanggapi keberatan dari Tim Penasihat Hukum Terdakwa tersebut.

Setelah skors dicabut dan Majelis Hakim sepakat untuk tetap melanjutkan persidangan secara online, tiba-tiba Tim Penasihat Hukum berdiri dan berteriak keberatan dan menyatakan walkout dari ruang sidang.
“Zolim, Zolim, Zolim……,” demikian yang diteriakkan.

Keberatan dan sikap Tim Penasihat Hukum tersebut diikuti oleh Terdakwa Mohammad Rizieq Shihab yang juga menyatakan keberatan dan meninggalkan ruang sidang tanpa seizin Majelis Hakim.

Sementara Tim Jaksa Penuntut yang ada di Bareskrim Polri berusaha menahan Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab agar tidak meninggalkan ruang sidang, namun Terdakwa bersikeras dan meninggalkan ruang sidang.

Setelah itu, Majelis Hakim memerintahkan Tim JPU untuk menghadirkan kembali Terdakwa ke ruang sidang virtual. Namun hingga batas waktu yang diberikan oleh Majelis Hakim, Terdakwa tidak berhasil di hadirkan lagi ke persidangan.
Sehingga diputuskan sidang ditunda dan dilanjutkan pada hari Jumat 19 Maret 2021.

Sikap Terdakwa Mohammad Rizieq Shihab itu diikuti 5 orang Terdakwa lainnya, masingmasing: 1. Terdakwa H. Haris Ubaidillah, S.Pd, 2. Terdakwa H. Ahmad Sabri Lubis, 3. Terdakwa Ali Alwi Alatas bin Alwi Alatas, 4. Terdakwa Idrus Alias Idrus Al Habsyi, dan 5. Terdakwa Maman Suryadi.

Tetapi Terdakwa dr. Andi Tatat bin M. Azhar Toha tetap melanjutkan persidangan dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

JPU menyebutkan Terdakwa dr. Andi Tatat bin M. Azhar Toha, dan Terdakwa Muhammad Hanif Alatas bin Abdurachman didakwa dengan Dakwaan PRIMAIR : melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, SUBSIDAIR : Pasal 14 ayat (2) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, LEBIH SUBSIDAIR : Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. kedau terdakwa didakwa terkait perkara yang terjadi di Rumah Sakit UMMI Jl. Empang Kota Bogor pada tanggal 27 November 2020.

Atas dakwawan tersebut Tim Penasihat Hukum Terdakwa menyatakan keberatan. Oleh karena itu mereka mengajukan eksepsi (keberatan) atas dakwawan JPU. Dan majelis hakim mengagendakan sidang pembacaan eksepsi, Selasa (23/3/2021).

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply