TIM Penyidik Kejagung Menyitaan Aset Bencok 1263 Bidang Tanah di Kab. Lebak

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali melakukan penyitaan atas aset tersangka BTS (Benny Tjokro Saputra) yang akan dijadikan barang bukti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Rabu (10/3/2021).

Aset-aset BTS yang disita itu berkaitan dengan kerugian negara Rp23,38 triliun pada dugaan Korupsi PT Asabri.

” Aset tersangka BTS yang disita hari ini berupa 411 bidang tanah dengan luas 3.090.000 M2 yang terletak di Kabupaten Lebak. Penyitaan bidang tanah di Kabupaten Lebak tersebut telah mendapatkan penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Rangkas Bitung yang pada pokoknya memberikan ijin kepada Penyidik dari Kejaksaan Agung untuk melakukan penyitaan,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH, MH.

Kapuspenkum juga menjelaskan bahwa sebelumnya telah dirilis penyitaan beberapa aset tanah persil milik Tersangka BTS yaitu:
1. 155 bidang tanah yang terletak di Kabupaten Lebak (berdasarkan akta jual beli), dengan luas total 343.461 M2;
2. 566 bidang Tanah yang terletak di Kabupaten Lebak (berdasarkan Surat Pelepasan / Pengakuan Hak (SPH) dengan luas seluruhnya 1.929.502 M2;

3. 131 bidang Tanah yang terletak di Kabupaten Lebak (sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan) atas nama PT. Harvest Time dengan luas total 1.838.639 M2.

“Maka total keseluruhan bidang Tanah yang telah disita di Kabupaten Lebak hingga hari ini Rabu 10 Maret 2021 yaitu 1.263 bidang tanah dengan luas kurang lebih 7.190.000 M2,” ungkap Kapuspenkum.

Dia menjelaskan terhadap aset-aset para Tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya.

“Tim Khusus Pelacak Aset akan terus bekerja siang dan malam guna melacak keberadaan aset-aset milik dan atau yang terkait dengan para Tersangka baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri,” pungkas Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply