BKD Bantah Rekrut Tenaga Honorer

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id,BONDOWOSO – Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bondowoso, Apil Sukarwan membantah pihak BKD telah merekrut tenaga honorer atau sukwan. Menurut dia, tenaga baru yang bekerja di BKD merupakan tenaga yang bekerja berdasarkan surat perjanjian.

” Mereka bekerja berdasarkan surat perjanjian, tidak ada SK. Mereka pun, tidak menuntut untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),” kata Apil didampingi Kepala Sub Bidang Mutasi dan Promosi, Munir di kantor BKD, Selasa (9/3/2021).

Apil mengatakan, mereka digaji menggunakan APBD. Rekening bercantum belanja tenaga kebersihan, dengan sub kegiatan penyediaan jasa pelayanan umum kantor.

“Mereka digaji dibawah UMR. Nama kegiatan di APBD adalah penyedian jasa penunjang urusan pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Apil, alasan BKD mempekerjakan 3 orang tenaga baru karena faktor kebutuhan kerja yang tidak bisa dilakukan sepenuhnya oleh pegawai di kantor BKD. Seperti tenaga kebersihan dan penjaga malam. Meskipun, pada rekturmen tenaga itu tidak menggunakan outshorshing, lantaran gaji yang diberikan kepada mereka dibawah UMR.

“Outshorshing itu dilakukan ketika kebutuhan tenaga dalam jumlah besar, dan upahnya UMR. Disini tambahan tenaganya sedikit, dan gajinya tidak seberapa,” terangnya.

Pihak BKD dituding menyalahi aturan, lantaran ditengarai mengangkat tenaga honorer baru. Dari tiga nama tenaga baru tersebut, satu diantaranya bawaan Plt. Kepala BKD, Apil Sukarwan. Sedangkan 2 orang tenaga lagi, bawaan Kepala Sub Bidang Mutasi dan Promosi, Munir.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply