Pangdam lM Bersama Gubernur Aceh Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan Di Aceh Barat dan Nagan Raya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, ACEH BARAT  – Panglima Kodam lskandar Muda Mayjen TNl Achmad Marzuki dan Gubernur Aceh lr. H. Nova lriansyah MT meninjau titik api terkait kebakaran hutan dan lahan diperbatasan Aceh Barat dan Nagan Raya. Turut serta mendampingi Asisten Teritorial Kasdam lM Kolonel lnf Robby Suryadi S.Sos, Kepala BPBD Aceh Rizal Abdillah S.Sos M.Si dan Kepala BMKG Aceh Zakaria SE., Rabu (3/3/2021).

Dalam kunjungannya, rombongan Pangdam lM menggunakan Helikopter yang bertolak dari Banda Aceh dan leanding di Mayonif 116/GS. Setibanya di Yonif 116/GS, rombongan langsung disambut oleh Danrem 012/TU Kolonel lnf Djon Afriandi S.l.P MS.DA.

Turut menemani Danrem adalah Forkopimda Aceh Barat dan Nagan Raya, diantaranya Kasrem 012/TU Letkol lnf Nurul Diyanto S.Pd, Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera S.Sos M.A.P, Dandim 0116/Nara Letkol lnf Guruh Tjahyono S.l.P Ml.Pol, Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, Bupati Nagan Raya H.M Jamin ldham SE, Dandempom lM/2 Letkol Cpm Moch. Wiryawan Rudiyanto SH MH, Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda S.l.K, Kapolres Nara AKBP Risno S.l.K, Danyonif 116/GS Letkol lnf Khadimar Gultom, S.I.P, Kepala BPBD Aceh Barat Drs. Mukhtaruddin, Para Kasi Korem 012/TU.

Setelah melakukan perbincangan sejenak, rombongan Pangdam IM dan Gubernur Aceh diarahkan menuju Posko Utama Penanganan Karhutla di Makorem 012/TU (Ruangan Yudha Bhakti Gara). Guna mendengarkan paparan dan laporan situasi terakhir karhutla di wilayah Korem 012/TU dari Danrem 012/TU.

Selesai pemaparan Danrem, Pangdam dan Gubernur serta rombongan lainnya langsung bertolak meninjau lokasi titik api di Desa Peunaga Cut Ujong Kabupaten Aceh Barat dan Desa Suak Puntong Kabupaten Nagan Raya.

Saat dilokasi, Pangdam juga mengintruksikan agar kedepan frekuensi pemeriksaan dilapangan lebih ditingkatkan. Menurutnya, fungsi pengawasan memiliki peran vital dalam upaya pencegahan karhutla agar tidak meluas bahkan tidak terjadi kebakaran.

“Kedepan saya minta frekuensi patroli terpadu terutama diwilayah rawan kebakaran agar ditingkatkan untuk menghindari hal semacam ini (kebakaran). Pemda dan aparat teritorial seperti Babinsa – Bhabinkamtibmas untuk betul – betul menguasai wilayahnya dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Dengan harapan kondisi harian dilapangan selalu terpantau”, ujar Pangdam lM.

Sebelum kembali dan take off ke Banda Aceh, Pangdam IM memerintahkan agar proses pemadaman terus dilakukan sampai api benar – benar padam.

“Meskipun tadi malam Aceh Barat di guyur hujan akan tetapi api tidak padam. Ini lantaran lahan gambut dan harus didinginkan secara terus menerus, sehingga titik api tidak akan timbul kembali”, pungkas Pangdam.

RED

Share.

About Author

Leave A Reply