Kejari Batam Musnahkan 4 Kapal Asing Asal Vietnam

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam yang dipimpin oleh Kepala Kejari Batam POLIN OKTAVIANUS, SH,.MH eksekusi penenggelaman 4 unit kapal asing asal Vietnam, di Perairan Air Raja Galang Batam, Rabu (3/3/2021).

Sementara seremonial penenggelaman dilakukan di Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam.

“Eksekusi pemusnahan kapal asing asal Vietnam itu dilakukan dengan cara ditenggelamkan dilaut. Ini adalah merupakan barang bukti dalam perkara tindak pidana perikanan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht),” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH, MH.

Adapun 4 unit kapal yang ditenggelamkan, yaitu:
I. 1 unit kapal ikan asing KG 95786 TS;
II. 1 unit kapal ikan asing BD 30919 TS;
III. 1 unit kapal ikan asing BD 30942 TS;
IV. 1 unit kapal ikan asing PAF 4696.

“Cara atau proses penenggelaman yang dilakukan dengan pemotongan tiang palka, pemotongan haluan kemudian dimasukkan ke dalam lambung kapal dan dilakukan cor randemix, selanjutnya bangkai kapal diisi air memggunakan kapal pompom hingga kapal tenggelam karena dinilai lebih efektif dan ramah lingkungan sehingga terumbu karang dan biota laut tetap terjaga,” tambah Kapuspenkum.

Turut hadir dalam kegiatan eksekusi penenggelaman 4 unit kapal asing asal Vietnam yakni Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau EDI UTAMA, SH.MH. mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, pejabat PSDKP Pangkalan Batam, Ketua Pengadilan Negeri Perikanan Tanjung Pinang, dan Kepala Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Pinang.

“Saya berterima kasih kepada para stakeholder khususnya para penegak hukum yang turut serta dalam pemberantasan tindak pidana umum perikanan di wilayah hukum Kejari Batam karena berhasilnya penanganan perkara tindak pidana umum perikanan ini tidak terlepas dari soliditas dan kerja sama yang baik diantara aparat penegak hukum,” ujar Kajari Batam POLIN OKTAVIANUS, SH, MH dalam sambutannya melaui relis yang diterima redaksi.

“Kegiatan eksekusi ini adalah bagian dari kewenangan Jaksa dalam melaksanakan putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap sebagaimana diatur dalam pasal 1 butir 1 Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI,” tutup Kapuspenkum.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply