Modus Sertifikat Palsu Terdakwa Lukman Dalton Raup Keuntungan Puluhan Miliar

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnlinr.id, SURABAYA  –  Sidang penipuan dengan cara menjual tanah dengan sertifikat palsu, digelar dipengadilan Negeri (PN) dengan terdakwa Lukman Dalton bersama dengan Olivia Sherline Wiratno ( berkas terpisah), diruang Tirta II PN Surabaya.

Jaksa Darwis,SH, dalam dakwaannya menyatakan terdakwa Lukman Dalton, telah melakukan penipuan, Perbuatan berlanjut, menguntungkan diri sendiri, melawan hukum memakai nama palsu, martabat palsu.

“Dengan tipu muslihat, rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya,” urai Darwis, Senin (15/02/2021) lalu.

Darwis melanjutkan, sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sidang kali ini, Jaksa menghadirkan dua saksi, diantaranya saksi Alek Chandra.

Candra menjelaskan kalau terdakwa Lukman akan menjual tanah di Gunung Anyar seluas 29.400 M2, bukti SHM atas nama terdakwa dan sertifikat itu atas nama Lukman.

namun saksi lupa tanah tersebut sebelumnya atas nama siapa,  “Saya lupa atas nama siapa sebelumnya, untuk harga disepakati 14.5 Miliar jual beli itu melalui Notaris Olivia Sherline Wiratno.” tutur Saksi.

Saksi Alek juga menjelaskan, saat saksi Hendra akan menjual lahan yang ada di gunung Anyar ternyata sertifikatnya tidak sesuai dengan lokasi.

“Terdakwa Lukman menjual tanah lagi di Gunung Anyar Tambak, seluas 42.000 M2, SHM, dengan harga 25 Miliar dan dibayar lagi oleh Hendra,” papar Saksi.

Namun saat cek lokasi tanah tersenut sudah ada papan nama kalau tanah tersebut milik orang lain.

Ternyata semua sertifikat yang dijual terdakwa Lukman adalah Palsu.

“Tadi keterangan saksi sudah keluar uang sebesar 36 Miliar, namun keterangan saksi dikepolisian keluar dana 46 Miliar, yang mana yang benar,” tanya Hakim.

“Itu termasuk pajak- pajak yang juga dibayar pak Hendra yang mulia, jadi sekitar 43 Miliar,” jelas saksi Alek.

HARIFIN

Share.

About Author

Leave A Reply