Tegas, Kapolda Aceh Akan Tindak Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, ACEH BARAT  – Marak nya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Aceh masih saja terjadi. Seperti halnya lahan gambut di perbatasan antara Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Barat. Hal itulah yang direspon dengan sigap oleh Kapolda Aceh lrjen Pol Drs. Wahyu Widada M.Phil dengan meninjau terjun turun langsung ke lokasi kebakaran yang didampingi oleh lrwada Kombes Marzuki dan Karo Ops Polda Kombes Drs. H. Agus Sarjito, Selasa (2/3/2021).

Rombongan Kapolda menggunakan akses jalur udara (Helikopter) dan mendarat di Batalyon lnf 116/GS. Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung oleh Forkopimda Aceh Barat dan Nagan Raya, diantaranya adalah Danrem 012/TU Djon Afriandi S.l.P MS.DA, Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, Bupati Nagan Raya H. Jamin ldham SE, Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera S.Sos M.A.P, Dandim 0116/Nara Letkol lnf Guruh Tjahyono S.l.P Ml.Pol, Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda S.l.K, Kapolres Nara AKBP Rino S.l.K serta Danyonif 116/GS Letkol lnf Khadimar Gultom.

Saat dilokasi terbakar, Kapolda Aceh lrjen Pol Drs. Wahyu Widada mengatakan panasnya cuaca yang disertai angin kencang membuat kebakaran lahan semakin meluas dan menyulitkan pemadaman api. Ditambah lagi lahan yang terbakar tanahnya masuk kategori vegetasi gambut.

Namun semua itu bukanlah kendala ataupun hambatan, Kapolda memerintahkan jajaran TNl – Polri dan BPBD serta Pemda setempat untuk tetap melakukan pemadaman dan pendinginan sampai api betul – betul mati total.

“Ini adalah lahan gambut yang memiliki karakter mudah terbakar dan terkadang apinya bersifat mati suri. Yang mana diatasnya tidak ada api tapi di bawah baranya terus menyala. Untuk itu saya minta semua pihak terutama TNl – Polri dan Pemda kiranya lakukan sinergis pemadaman dan pendinginan sampai titik api dinyatakan aman”, ucap Kapolda.

Kapolda juga berdialog dengan pihak PT. Mifa Bersaudara, perusahaan yang dekat dengan lokasi kebakaran. Kapolda meminta bantuan alat pemadaman yang harus didatangkan sesegera mungkin.

“Saya mengajak semua pihak untuk jaga alam. Hutan harus kita jaga, kalu kondisinya seperti ini, ini sudah jelas melanggar aturan. Selaku Kapolda, kami mengingatkan agar seluruh komponen masyarakat maupun Korporasi (Perusahaan) untuk melestarikan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran. Kepada aparat maupun Pemda, saya mengingatkan jangan pernah takut atau ragu, apabila ada yang melanggar akan di tindak tegas, siapapun itu”, tegas Kapolda Bintang Dua tersebut.

RED

Share.

About Author

Leave A Reply