Ijen Geopark Diharapkan Jadi Terobosan Peningkatan Kunjungan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur  (Jatim), Sinarto mengapresiasi ide Kabupaten Bondowoso dengan Banyuwangi yang bersatu mengangkat geopark ke Unesco. Ide itu diharapkan dapat memulihkan kunjungan wisata di Jatim.

” Ini adalah kesempatan, ketika nanti sudah normal, nama Bondowoso dan Banyuwangi bisa terangkat ketingkat global. Sehingga menambah kunjungan di Jatim,” kata Sinarto di Kabupaten Bondowoso, saat menghadiri acara peningkatan kemampuan teknis pengelolaan destinasi wisata alam yang digelar oleh Dinas Pariwisata Bondowoso, Kamis (11/2/2021).

Menurut Sinarto, dampak pademi terhadap kunjungan wisata mancanegara di Jatim mencapai 92 persen. Hal itu dipicu beberapa Negara yang memiliki regulasi sendiri, untuk tidak mengeluarkan warganya dari Negara tersebut.

Hadirnya Ijen Geopark, adalah terobosan baru untuk memulihkan kunjungan yang selama ini turun drastis.

“Potensi Geonya, Bionya, dan kulturnya nanti kita akan perbaiki. Sehingga, punya performa kepariwisataan,” ujarnya.

Sinarto belum menyebut secara rinci penurunan pedapatan yang dialami atas penurunan kunjungan wisata mancanegara. Namun, kata dia, melihat penurunan yang begitu tacam tinggal 8 persen, pendapatan dari sektor wisata bisa dikatakan habis.

“Wisatawan nusantara (wisnus) saja itu tinggal 30 persen. Itu pun, pergerakan masyarakat sekitar,” terangnya.

Dijelaskan Sinarto, Pemerintahan Propinsi sesuai dengan perintah Gubernur, untuk memberikan penguatan maksimal terhadap daerah, Kabupaten atau kota yang memiliki potensi. Baik sisi pemasaran, destinasi, industri termasuk kebudayaan yang ada di daerah. Sehingga, penguatan kepariwisataan terintegrasi dari daerah ke propinsi, sampai dengan pusat.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply