Penyidik Kejagung Periksa Mantan Dirut PT Asabri di Gedung Bundar

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), berinisial ARD, diperiksa tim jaksa penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) di Gedung Bundar, Jakarta, Kamis (21/1/21).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menuturkan, satu orang saksi yakni ARD selaku Mantan Direktur Utama PT ASABRI yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT. ASABRI.

“ Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Leonard.

Menurutnya, hingga saat ini, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jampidsus Kejagung telah memeriksa 12 orang saksi.

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19.

Sebelumnya diberitakan Kejagung memeriksa empat orang saksi terkait dugaan korupsi Asabri di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Jakarta. Senin (18/1/2021).

Penyidik memeriksa empat orang saksi yakni berinisial TY, selaku Kabid Pengelolaan Saham PT. ASABRI periode Januari 2012-Maret 2017.

IS selaku Staf Investasi PT. Asabri periode 2010-2017 atau Kabid Pengelolaan Saham PT. Asabri periode April 2017-Oktober 2017 dan Kabid Transaksi Ekuitas PT. Asabri periode Oktober 2017 sampai sekarang; IK, selaku Plt. Kadiv Investasi PT. Asabri periode Februari 2017-Mei 2017; dan GP selaku Kadiv Investasi PT. Asabri periode Juni 2017-Juli 2018.

Dugaan Korupsi PT Asabri diperkirakan merugikan keuangan Negara Hampir Rp17 Trilliun

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply