JAM Pidsus Berikan Predikat Terbaik III Penganan Korupsi Pada Kejari Kuansing

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI Ali Mukartono, SH, MH memberikan kehormatan sebagai peringkat terbaik III Kejaksaan Tipe B dalam penanganan korupsi Seindonesia tahun 2020 kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing).

Kejari Kuansing kembali menorehkan prestasi tingkat nasional, setelah pada tahun 2019 lalu menerima predikat WBP (Wilayah Bebas Korupsi) dari Kementerian PAN-RB.

Penilaian itu dilakukan JAM Pidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, yang disampaikan pada Rapat Kerja (Raker) Kejaksaan, Senin (14/12/2020). Dalam penilaian itu, Kejari Sorong meraih peringkat I, dan Kejari Donggala di peringkat II.

“Alhamdulillah, kita (Kejari Kuansing) meraih peringkat III secara nasional,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Kuansing, Hadiman GB, SH, MH kepada Radaronline.id, Selasa (15/12).

Menurut Kajari Hadiman, prestasi ini tak lepas dari kerja sama seluruh Jaksa dan pegawai terutama di Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kuansing. Dimana dalam setiap penanganan perkara, dirinya langsung melakukan supervisi.

Selain itu, arahan dan dukungan penuh dari pimpinan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau juga menjadi hal penting dalam penanganan perkara korupsi. Terkait hal itu, Hadiman juga mengucapkan terima kasihnya.

“Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh dari Ibu Kajati Riau (Dr. Mia Amiati) yang selalu memberikan bimbingan, petunjuk dan arahan yang positif sehingga penanganan perkara korupsi di Kejari Kuansing berjalan dengan lancar, tidak ada kendala serta hambatan apapun,” ucap Hadiman.

Dia pun menyampaikan mengucapkan terima kasih Kepada Wakajati Riau Daru Tri Sadono dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau Hilman Azazi.

“Saya berharap agar anggota tidak terlena dan berpuas diri dengan apa yang telah dicapai saat ini. Harapan saya seluruh jajaran terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan penegakkan hukum, khususnya tindak pidana korupsi. Mudah-mudahan pada tahun 2021 mendatang, kita bisa mendapat predikat terbaik I,” ucap Hadiman berharap.

Diketahui, pada tahun 2019, Kejari Kuansing berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Kemenpan-RB). Di Bumi Lancang Kuning, predikat itu diraih bersama Kejari Pekanbaru.

“Insya Allah, saat ini tinggal menunggu pengumuman dari Kemenpan-RB untuk predikat WBBM karena pada tanggal 11 Desember 2020 kemarin, telah dilakukan verifikasi lapangan,” pungkas Kajari Kuansing Hadiman.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply