Permohonan Sebagai Tergugat I Intervensi, Yayat: Mohammad Kalibi Pemilik Sertifikat Sah

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Advokat YAYAT SURYA PURNADI, S.H., MH, KASYANTO, S.H., M.SI., CPL dan NOURWANDY, S.H. Advokat pada Kantor Advokat “YSP & PartnersYSP & PARTNERS Advokat & Legal Consultant.

Mengajukan Permohonan Gugatan Intervensi terhadap Perkara No. 78/Pdt.G/2019/PN. Jkt.Utr, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada No. 17, Jakarta Pusat, Selasa (8/12).

Pengajuan sebagai Pemohon penggugat/tergugat intervensi dalam perkara itu sempat mendapat protes dari majelis Hakim dan mempertanyakan: “Mengapa Baru sekarang mengajukan permohonan setelah proses persidangan sudah memasuki agenda kesimpulan?” Tanya Ketua Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh, SH, MH melontarkan pertanyaannya kepada Advokat Yayat Surya Purnadi selaku Kuasa dari Mohammad Kalibi.

Lalu Yayat Surya Purnadi yang tergabung dalam Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) mengatakan baru mengetahui adanya perkara pada lahan yang dimiliki kliennya setelah adanya sidang PS (pemeriksaan setempat). “Maaf yang mulia hakim! Klien kami Mohamad Kalibi mengajukan permohonan
sebagai Tergugat 1 Intervensi; dan Siti Muthmainah sebagai Tergugat II Intervensi memberikan kuasa kepada kami setelah pada hari Jum’at 27 November 2020 di tanah Klien kami adanya kegiatan Sidang Lapangan (Discente ) dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dari situlah Klien kami mengetahu bahwa lahan yang dimilikinya itu sedang dipersengketakan. Padahal klien kami telah memiliki dokumen kepemilikan yang sah dari pemerintah dari Kantor Badan Pertanahan Jakarta Utara, berupa Sertipikat Hak Pakai No. 248/Tugu Utara, surat ukur No. 00066/Tugu Utara/2012, atas nama Mohamad Kalibi (Tergugat 1 Intervensi), seluas 2.998 M. dan Sertipikat Hak Pakai No. 247/Tugu Utara, surat ukur No. 00067/Tugu Utara/2012, atas nama Ny. Siti Muthmainah (Tergugat II Intervensi), seluas 2.402 M’, sedangkan sisanya seluas lebih kurang 1.768 M, belum dimohonkan Sertipikat,” terang Yayat mengungkapkan permohonannya.

Atas penjelasan itu majelis Hakim menunda persidangan dalam rangka musyawarah dan akan membacakan putusannya pada sidang berikutnya, apakah permohonan penggugat/tergugat intervensi itu dikabulkan majelis.

Bahkan Salah satu penggugat melontarkan perkataan bahwa pemohon intervensi (Mohammad Kalibi) telah dijadikan Terdakwa oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan perkaranya sudah disidangkan di PN Jakarta Utara dan agenda sidang pembacaan eksepsi dari Terdakwa Arwan dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Dalam eksepsinya Terdakwa mengatakan bahwa Pelapor tidak memiliki Legal standing sebagai Pelapor, karena hanya memiliki foto copy girik sementara terlapor (Terdakwa Mohammad Kalibi) memiliki sertifikat. Namun jaksa mendakwa Terdakwa Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan.

Usai persidangan kepada wartawan Advokat Yayat mengatakan bahwa dalam Perkara Perdata Nomor Register : 78/Pdt.G/2019/PN Jkt Utr. di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara itu Pemilik yang sah adalah Mohammad Kalibi. Bahwa Tergugat I Intervensi (Mohammad Kalibi) adalah sebagai pemilik yang sah terhadap bidang tanah seluas lebih kurang 7.168 MP, yang di terletak di Jl. Kramat Jaya, Rt. 007/05, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dengan batas-batas: Utara, Jl. Lontar VII; Selatan, JI. Lontar VILI; Barat,
Rumah Penduduk dan Gedung Sasa Krida Jl. Kramat Raya Timur.

Mohammad Kalibi menjadi pemilik tanah adalah berdasarkan Surat Jual Beli Rumah dan Pengoperan Hak tanggal 17 Januari tahun
2012 antara Mahfudi selaku yang mengoverkan (penjual) kepada Tergugat I Intervensi (Mohamad Kalibi) selaku yang menerima pengoveran hak (pembeli) yang diketahui oleh Lurah Tugu Utara dan Camat Koja.

Bahwa selanjutnya Mohammad Kalibi mengajukan permohonan penerbitan
Sertipikat kepada Kantor Badan Pertanahan Jakarta Utara, maka terbitlah Sertipikat Hak Pakai No. 248/Tugu Utara, surat ukur No. 00066/Tugu Utara/2012, atas nama
Mohamad Kalibi (Tergugat 1 Intervensi), seluas 2.998 M. dan Sertipikat Hak Pakai No. 247/Tugu Utara, surat ukur No. 00067/Tugu Utara/2012, atas nama Ny. Siti Muthmainah (Tergugat II Intervensi), seluas 2.402 M’, sedangkan sisanya seluas lebih kurang 1.768 M, belum dimohonkan Sertifikat;

“Bahwa ternyata terhadap bidang tanah a quo sedang ada gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Perkara Nomor : 78/Pdt.G/2019/PN Jkt.Uur, oleh karena itu Tergugat I Intervensi dan Tergugat II Intervensi mengajukan sebagai pihak dengan alasan mempunyai kepentingan sebagai pemilik yang sah berdasarkan Sertipikat Hak Pakai No. 248/Tugu Utara dan No. 247/Tugu Utara guna
mempertahankan hak kepemilikan,” ujar Advokat APSI itu.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply