Polrestro Depok Bentuk Tim Pemburu Covid-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK — Polres Metro (Polrestro) Depok membentuk Tim Pemburu Covid-19 di Kota Depok yang sudah secara resmi terbentuk pada Jumat (4/12/2020). Tim Pemburu Covid-19 siap bergerak cepat melakukan penyisiran terhadap pelanggar protokol kesehatan di Kota Depok. Bahkan, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya melakukan pengecekan pasukan Tim Pemburu Covid-19, Sabtu (5/12), di Mapolrestro Depok, Jawa Barat.

“Jadi, setelah terbentuk, Tim Pemburu Covid-19 akan melakukan Testing, Tracing dan Treatment (3T) sekaligus pengawasan 3M yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. Selanjutnya, kami dalam pencarian dan pelacakan pasien Covid-19 yang berkeliaran juga berdasarkan data.

“Pada intinya, tim ini mencari yang positif dari hasil tracing testing. Juga akan menyisir mereka positif namun masih berkeliaran. Untuk dilakukan treatment misalnya isolasi mandiri di rumah atau tempat yang disediakan,” ujar Kapolrestro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah.

Dia menjelaskan, bahwa peluncuran tim tersebut merupakan bagian dari upaya penindakan terhadap kurang disiplinnya masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan dalam langkah pemberdayaannya dengan segera meluncurkan program Kampung Tangguh Jaya, akan berkolaborasi dengan Kampung Siaga Covid milik Pemerintah Kota (Pemkot Depok).

“Nanti kami akan adakan bakti kesehatan sosial, imbauan dan sosialiasi tentang pemberdayaan kepada masyarakat melalui kampung tersebut. Itu adalah upaya pendekatan humanis,” jelas Azis.

Menurutnya, untuk Tim Pemburu Covid-19 ini akan melakukan patroli keliling dan melakukan penindakan jika ada kerumunan. “Untuk yang berkerumun akan kami data dan lakukan rapid test, jika ada yang reaktif maka akan kami tindak lanjuti dengan swab test serta kami pantau untuk lakukan isolasi mandiri,” tutur Azis.

Azis menegaskan, bahwa pihaknya bertindak atas peraturan yang ada seperti Peraturan Wali Kota. Namun bila diperlukan pihaknya bakal mengunakan undang-undang pidana atau karantina kesehatan dan pandemi penyakit. “Masyarakat tidak perlu takut. Yang perlu ditakuti adalah si pelanggar protokol kesehatan yang masih berkeliaran. Karena kami mengejar yang tidak disiplin,” tandasnya.

Sementara itu, Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj menambahkan, akan mendukung penuh penegakan protokol kesehatan di Kota Depok. Pihaknya juga akan menyiapkan personel yang dibutuhkan sebagai Tim Pemburu Covid-19. “Sesuai arahan Panglima TNI untuk jangan ragu dalam bertindak demi keselamatan orang banyak. Kami siap mendukung Tim Pemburu Covid-19,” imbuhnya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply