Lapas Klas IIA Narkotika Jakarta Inovasi Pelayanan Menjadi Penilaian WBK

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Narkotika Jakarta terus berinovasi meningkatkan pelayanan berbasis IT, seperti Layanan Informasi sudah bisa diakses melalui nomor whatsapp dan social media, layanan kunjungan dialihkan menjadi Layanan Video Call, dan Layanan Pengaduan sudah bisa diakses melalui nomor whatsapp dan social media menjadi penilaian dalam pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan-RB), Kamis (26/11).

“Kujungan dan Penilaian terakhir pembangunan zona integritas menuju WBK yang dilakukan Kemenpan RB, ke Lapas Klas IIA Narkotika, Cipinang, Jakarta untuk melihat berbagai fasilitas yang ada. Tim penilai terjun langsung melihat sarana prasarana dan fasilitas penunjang pelayanan publik di Pusat Pelayanan Terpadu Lapas Klas IIA Narkotika Jakarta. Berbagai fasilitas diperiksa tim penilai yang melihat peralatan dan melakukan pemeriksaan sejak awal masuk ke dalam lapas hingga sudut-sudut ruang didalamnya,” ujar
Kalapas Klas IIA Narkotika Jakarta, Oga Darmawan menjawab pertanyaan Media tentang adanya kunjungan dari Kemenpan-RB.

Menurut Oga, pihaknya terus memperbarui area-area pelayanan publik. Termasuk delapan inovasi unggulan berbasis Informasi Teknologi (IT). Ini diciptakan untuk memudahkan pelayanan dan memangkas praktek pungli, korupsi, dan gratifikasi.

“Ada delapan inovasi terbaru kita buat untuk memudahkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) mengakses informasi baik itu berupa kunjungan dan kemudahan mengakses informasi atas kepastian hukum mereka. Sehingga, dengan komputerisasi yang disiapkan, mereka bisa mengecek remisi hingga pembebasan bersyarat. Semua datanya lengkap, hanya menempelkan sidik jari semua data WBP tertera,” ungkapnya.

Inovasi lain, tambah Oga, adalah penjualan produk makanan yang dijual dengan harga yang layaknya minimarket.

“Jadi tak ada lagi anggapan korupsi jual barang dan jika kunjungan sudah dibuka, keluarga tak repot membawa barang-barang,” ungkapnya.

Selanjutnya, bila kunjungan kembali normal, pihaknya sudah menyiapkan daftar kunjungan online. Hal itu untuk memudahkan warga yang akan menjenguk tanpa harus datang buru-buru ke lapas.

“Keluarga WBP nanti bisa berkunjung kapan, jam berapa, semua sudah tertera. Ini juga untuk mencegah kerumunan,” terangnya.

Dengan pelayanan yang diberikan itu, sambung Oga, di tengah pandemi Covid-19, Lapas Narkotika Jakarta terus berkomitmen meningkatkan pelayanan publik yang mudah, praktis, dan gratis.

“Semua inovasi yang kami berikan untuk memudahkan warga dan menciptakan lapas klas IIA Narkotika Jakarta bebas korupsi,” ungkapnya.

“Saya berkomitmen dan mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelayanan, menjauhi praktek korupsi, pungli dan gratifikasi. Mari bersama mewujudkan Lapas Narkotika Jakarta menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Bersih Melayani,” pungkasnya.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply