Pabrik Daur Ulang Plastik Cemari Sungai Kalimati

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG  –  Pabrik daur ulang plastik di Blok B kawasan industri Laksana, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang membuang langsung air cucian plastik bekas ke Sungai Kalimati. Akibatnya, serpihan plastik berbagai warna terlihat mengambang di permukaan air sungai.

Informasi yang diperoleh dari warga sekitar, perusahaan itu telah beroperasi sudah sejak kawasan pergudangan dan industri terbatas tersebut berdiri pada awal tahun 2010 an.

” Sudah lama pak. Setahu saya sejak kawasan ini mulai ada. Pabrik plastik itu memproduksi biji atau tepung plastik dari plastik bekas. Tapi, kalau soal air pencuciannya, saya tidak tahu kalau itu dibuang langsung ke kali di belakang itu,” kata warga yang bekerja sebagai ojek pangkalan ini, Sabtu (21/11).

Terpisah, warga lainnya yang bekerja sebagai petani di sekitar aliran sungai Kalimati memberi info lebih dalam. Dia yang sehari-hari beraktifitas di dekat ujung saluran pembuangan dari pabrik plastik itu mengaku setiap hari melihat air keruh yang dari pagi hingga sore masuk ke aliran sungai.

“Tiap hari itu. Dari pagi sampai sore. Airnya butek bercampur keping-keping plastik berbagai warna. Lihat saja itu yang pada ngambang. Itu kan pecahan plastik semua,” katanya sembari menunjuk ke sungai.

Petani yang tidak mau menyebutkan namanya ini mengatakan bahwa air keruh dari pabrik plastik itu mengakibatkan sedimentasi di badan sungai.

“Jadi banyak lumpurnya di sekitar sini sampai ke bawah sana. Kalau diangkat, lumpurnya bercampur kepingan plastik. Kalau musim kemarau, disini pasti lebih cepat kering karena banyak lumpurnya. Walaupun di atas dan dibawah sana masih ada air, kalau disini pasti selalu lebih dulu kering. Ya… itu, karena lumpur dari pabrik itu,” pungkasnya.

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply