Dua Terdakwa Pedagang Daging Sapi Campur Daging Babi Jalani Sidang di PN Tangerang

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id,  TANGERANG   –  Dua terdakwa, Risky Markos dan Abdul bin Salkan pedagang daging sapi bercampur babi hutan ( Celeng ) di Pasar Bengkok, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Senin (16/11 ).

Abdul yang menjual daging sapi Rp 70 ribu / kilogram , tidak sesuai harga pasar yang biasanya harga daging sapi, antara Rp 110 ribu sampai Rp 120 ribu / kilogram.

Terdakwa Abdul, pedagang daging sapi di Pasar Bengkok, menggunakan istilah daging impor agar pembeli percaya daging tersebut adalah daging sapi asli , yang di jual murah.

Terdakwa Abdul, membeli daging Celeng ( babi hutan ) dari Risky Markos di daerah Cipondoh Tangerang. dengan harga Rp 35 ribu / kilogram. dan di oplos dengan daging sapi, sejak bulan Maret 2020.

Dinas Ketahanan Pangan, menangkap kedua terdakwa bersama Polres Tangerang, dalam operasi Pasar menjelang Lebaran, Sabtu ( 16 / 5 / 2020 ) karena ada informasi penjualan daging sapi yang di oplos dengan babi.

Daging babi hutan menurut Riski Markos, di beli dari Nenggolan Pengumpul di Palembang dengan harga Rp 25 ribu / kilogram yang di kirim lewat jalan darat.

Perbuatan kedua terdakwa yang meresahkan masyarakat, sesuai surat dakwaan Jaksa Oktaviadi dari Kejaksaan Negeri Tangerang, melanggar, Pasal 58 Jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 91 A undang undang No 8 / 1999, Perlindungan Konsumen.

Ketua majelis hakim, Sucipto menunda persidangan selama 1 minggu, dan mempersilakan Penasehat hukum terdakwa menanggapi dakwaan Jaksa.

LIM

Share.

About Author

Leave A Reply