DPW Gempita Sambangi Kejaksaan Negeri Cilegon Mempertanyakan Laporan Pengaduan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, CILEGON – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gempita Banten, Zaenal Arifin bersama Penasehat Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gempita, Ranop Siregar, S. H., M. H., menyambangi Kejaksaan Negeri Kota Cilegon senin, (16/11/2020) mempertanyakan laporan pengaduan terkait pembangunan pasar Blok F Cilegon yang dilaporkan secara resmi ke Kejaksaan Negeri Cilegon sejak Desember tahun 2018 tapi sampai saat ini tidak diketahui tindak lanjut dari laporan tersebut.

Adapun perihal yang dilaporkan oleh LSM Gempita DPW Banten, menurut Zaenal yaitu pembangunan pasar Blok F Cilegon yang menghabiskan anggaran sampai 30 Miliar yang terdiri dari 4 judul kegiatan, bahkan dalam tahun anggaran yang sama yaitu tahun anggaran 2016 pasar Blok F mendapatkan 3 judul kegiatan pekerjaan, yang dua paket judul pekerjaan dimenangkan atau dikerjakan oleh perusahaan yang sama yaitu PT. Cipta Eka Puri untuk kegiatan pekerjaan Revitalisasi Pasar Blok F dengan Nilai Rp. 4.222.000.000,- dan Pekerjaan Pembangunan Hanggar Pasar Blok F dengan nilai Rp. 3.394.100.000,-.

Sedangkan satu paket pekerjaan lainya untuk tahun anggaran 2016 yaitu Pembangunan Kios dan Los Pasar Blok F dengan nilai anggaran Rp. 14.762.030.000,- di kerjakan oleh PT. Nur Ihsan Minasamulia. Sementara untuk tahun anggaran 2017 Pasar Blok F juga mendapatkan anggaran untuk pembangunan dengan judul kegiatan pekerjaan Pembangunan Pasar Blok F Lantai 2 senilai Rp. 6.119.194.000,- yang dimenangkan oleh PT. Ininnawa Presisi Kotruksi.

Zaenal menambahkan, “kami melaporkan pembangunan pasar blok F waktu itu karena kami melihat secara kasat mata, bahwasanya pasar tersebut tampak banjir dan terlihat pada sebagian bangunan pasar sudah ada yang retak retak, hal ini menurut kami layak dipertanyakan, masa bangunan yang menghabiskan anggaran sampai 30 miliar masih seumur jagung sudah retak, di tambah lagi dengan adanya 3 judul kegiatan di tahun anggaran yang sama untuk satu lokasi pekerjaan, terlebih lagi satu perusahaan konstruksi bisa memenangkan dua judul kegiatan di satu lokasi pekerjaan, ada apa ini? ujar Zaenal seraya bertanya kepada RadarOnline.id.

Hasan selaku Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cilegon yang menerima kedatangan Ketua DPW Gempita Banten mengatakan, “saya akan coba kroscek dulu, sejauh mana terkait laporan ini, kalau misalnya belum di tindak lanjuti kami akan coba dalami dulu, dan hasilnya nanti akan kami informasikan ke pak Zaenal, dan kalau misalnya sudah di tindak lanjuti, saya juga akan memberikan informasi seperti apa hasilnya, ujar Hasan kepada Gempita dan RadarOnline.id yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

RODI SITIO

Share.

About Author

Leave A Reply