PKL Dinilai Belum Waktunya Direlokasi

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BONDOWOSO  –  Mantan Ketua Tim Pemenang Salwa Arifin dengan Irwan Bachtiar (Sabar) KH. Hasan Abdul Muiz menilai, keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun – Alun Kota Bondowoso belum waktunya di relokasi. Sebab, menurut dia, kondisi Bondowoso masih sepi dibandingkan dengan kota lain. Sehingga, butuh suasana ramai, yaitu keberadaan PKL di Alun – Alun Kota.

” PKL belum layak untuk di relokasi. Meskipun, alasan pemerintah daerah untuk penghijauan atau pun hutan kota. Disini sudah ada hutan kota itu,” kata KH. Hasan, usai melakukan kegiatan Maulid Nabi bersama PKL, Kamis (12/11).

Menurut KH. Hasan, meskipun Pemerintahan daerah tetap memaksa untuk melalukan relokasi, sebagai ketua tim pemenangan yang mengantarkan Salwa Arifin sebagai Bupati, dia akan tetap menolak kebijakan itu.

“Itu hak pemerintah, tetapi saya pribadi tetap menolak,” ujar KH. Hasan.

KH. Hasan menyampaikan, sewaktu masa pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), alasan dirinya memutuskan untuk menjadi ketua tim pemenangan Sabar, lantaran ada nilai cinta kepada rakyat kecil. Intinya, pasangan Sabar, diharapkan dapat memberikan kasih sayang kepada rakyat kecil.

“Menurut jihad saya, di Sabar itu ada kasih sayang kepada rakyat kecil. Ketika nilai itu hilang, saya tidak akan mendukung lagi,” terangnya.

KH. Hasan khawatir, ketika PKL di Alun – Alun Kota dipaksakan untuk di relokasi, Alun – Alun berubah fungsi. Tempat itu akan dijadikan tempat mesum oleh kawula muda. Sehingga, dia tidak setuju dengan rencana pemerintah untuk memindah PKL ke Jembatan Kironggo.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply