Disperta Bondowoso Percepat Distribusi Kartu Tani

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Radaronline.id, BONDOWOSO – Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Disperta ) Kabupaten Bondowoso melakukan langkah cepat untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dengan mempercepat Distribusi Kartu Tani dimasing – masing Kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Disperta Bondowoso Hendri Widotono menyampaikan, implementasi kartu tani untuk menebus pupuk bersubsidi, merupakan salah satu program prioritas Kementrian Pertanian. Program itu dicanangkan untuk menjamin penyaluran pupuk bersubsidi lebih akuntabel dan tepat sasaran.

” Sektor Pertanian mempunyai peranan strategis, terutama sebagai penyedia kebutuhan pangan rakyat. Selain itu, Pertanian juga berkontribusi nyata dalam hal penyerapan tenaga kerja dan sumber mata pencaharian utama rakyat,” kata Hendri di Kantor Disperta, Senin (9/11).

Menurut Hendri, Pemerintah mengeluarkan regulasi di bidang pupuk untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi penyedia pupuk di Indonesia. Sehingga petani mudah mendapatkan pupuk sesuai dengan kebutuhannya. Kartu tani merupakan perlindungan Pemerintah kepada petani, sesuai dengan Undang – undang Nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani.

“Pemberian pupuk bersubsidi merupakan kebijakan Pemerintah untuk membantu petani. Tujuan penerapan kartu tani sendiri, membantu petani sesuai dengan 6 azas yaitu, tepat, tepat jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu dan harga,” ujarnya.

Hendri menerangkan, pemanfaatan kartu tani dalam penebusan pupuk bersubsidi memberikan manfaat bagi berbagai pihak, terutama kepada petani sendiri. Petani, bisa mengetahui jumlah alokasi pupuk yang menjadi haknya di masing – masing kios.  Selain itu, penyaluran pupuk tepat sasaran dan Pemerintah bersama stakekolder mengetahui data penyaluran secara tepat dan tepat.

“Pada aplikasinya, laporan penyaluran pupuk bersubsidi berbasis data elektronik. Sehingga, Pemerintah dan stakeholder mengetahui data penyaluran pupuk bersubsidi secara cepat dan tepat,” terangnya.

Dijelaskannya, distribusi kartu tani dimulai pada tanggal 29 September sampai dengan tanggal 13 November 2020 dibeberapa Kecamatan. Hingga saat ini, kartu yang sudah didistribusikan mencapai 10. 292 kartu. Sementara 5.525 kartu segera didistribusikan sampai dengan batas waktu yang ditentukan.

“Dari 106 ribu NIK petani di Bondowoso yang terdaftar dalam sistem eRDKK, sudah tercetak oleh Bank BNI sekira 79 ribu kartu tani,” jelasnya.

Hendri menyampaikan, selain kepentingan pupuk bersubsidi, pemegang kartu tani juga memperoleh beberapa manfaat. Kartu, dapat menjadi alat transaksi penerima bantuan Pemerintah selain pupuk. Sebagai tabungan rekening dan pemegang kartu tani mendapat kesempatan Fasilitas Kredit Usaha Tani (KUT).

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply