Para Seniman Berteriak Idris Ogah Bangun Gedung Kesenian

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Kendati para seniman sering berteriak untuk menuntut adanya gedung kesenian. Namun Mohammad Idris Wali Kota Depok, tidak mendengarkannya, seakan tutup telinga. Seperti, gedung kesenian yang berada di Sawangan telah membisu kini tak bertuan. Bahkan, terlihat tiang-tiang pondasi yang masih tegak berdiri tampak kosong melompong setelah sekian tahun tak tersentuh sungguh sangat memprihatinkan.

“Benar, saya tidak habis pikir kok bisa ya seperti ini. Padahal ini salah satu aset Kota Depok, yang seharusnya di sinilah para seniman mengekspresikan karyanya. Bahkan, saat melihat gedung sebesar ini terbengkalai, saya sangat
prihatin . Ketika menyisir setiap sudut gedung tersebut. .

“Saya hanya, menarik napas dan menggelengkan kepala. Jadi, saya bertekad untuk ‘mendandani’ gedung kesenian tersebut jika dirinya memenangkan Pilkada serempak, 9 Desember mendatang,” ujar Calon Wakil Wali Kota Depok, Afifah Alia, Selasa (03/11/2020) , saat meninjau gedung kesenian Depok di Sawangan, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa gedung ini kurang cocok untuk gedung kesenian. Karena idealnya, gedung kesenian perlu ruang pertunjukan, ruang perpustakaan, dan ruang penunjang lainnya.

“Jadi, untuk gedung kesenian idealnya harus terlebih dahulu terlebih dahulu seperti apa karakter Kota Depok. Ngga kebayang gedung hanya kotak saja ditambah tidak ada tribun untuk menonton pertunjukan,” tutur Afifah.

Afifah menegaskas, bahwa jika terpilih dalam perhelatan Pilkada pada tanggal 9 Desember mendatang, saya akan mengalihfungsikan gedung kesenian yang saat ini terbengkalai.

“Jadi, gedung ini sudah terbangun, nanti akan dialih fungsikan menjadi gedung pelatihan. Nanti akan dibangun gedung kesenian yang sesuai dengan karakter Kota Depok dengan fasilitas yang sesuai. Tidak kaku seperti ini bangunannya,” tandas Ketua Basumi Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply