Pemilik Sah Dikalahkan PA, Keluarga Absar Sidin Tempuh Jalur Hukum

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BANGKALAN  –  Sidang Gugatan Pembatalan tanah Hibah seluas 0075 Ha. Terletak didusun Campage Desa Konang Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan digelar dipengadilan Agama Bangkalan pada selasa (2/11) dengan agenda putusan.

Didalam putusannya hakim menolak Eksepsi tergugat, dan menolak gugatan dari penggugat untuk seluruhnya, selain itu hakim juga membenarkan keabsahan sertifikat tergugat I, Seniman.

Seusai Sidang Kuasa Hukum dari Penggugat Sukarti, SH.MH, mengatakan, putusan hakim tadi saya kira kurang tepat, kenapa saya katakan seperti itu, dalam sidang ini ada tiga sidang yang tidak dilaksanakan oleh hakim, diantaranya sidang peninjauan setempat (PS), tidak dilakukan dan tiba-tiba hari ini dibacakan putusan.

Menurut saya, lanjut Sukarti kepemilikan sertifikat tergugat I dasarnya apa dan unsurnya dari mana, disini hakim sama sekali tidak bisa menjelaskan dasar pembenaran atas kepemilikan sertifikat tergugat, padahal pembuatan sertifikat itu didasari Surat Hibah.

“Tergugat I sama sekali tidak memiliki surat Hibah, sedangkan Hibah sudah saya batalkan,” papar Sukarti.

Dilanjutkan Pengacara kelahiran Nganjuk  menjelaskan, ada tiga yang saya gugat dalam perkara ini, diantaranya tergugat I Sulaiman alias Seniman tergugat II Bungkel dan tergugat III Mislih, dalam hal ini tergugat II dan tergugat III tidak pernah hadir dipersidangan. Ucapnya

Dilanjutkan sebenarnya tergugat I tidak mempunyai bukti kepemilikan surat Hibah itu, namun tiba-tiba muncul bukti sertifikat.

Dengan adanya sertifikat itu saya selaku kuasa hukum dari pihak penggugat merasa ada yang janggal ada dugaan keterliban Kepala desa di tahun 2014, yang membuat surat keterangan pada saat itu Kades tahun 2014, ada bukti pengajuan sertifikat dan ada juga surat pengusaan fisik, yang membuat itu Kepala Desa ditahun 2014, padahal PBB kita semua yang bayar. Makanya, nanti akan saya laporkan masalah dugaan pidananya ke Polres Bangkalan.

Dilanjutkan dalam hal ini penggugat, Ahmad Hori mempunyai bukti Letter C dan Penggugat adalah cucu dari Absar Sidin. “Diletter C itu masih atas nama Absar Sidin sedangkan Tergugat I itu orang lain,” terangnya.

HARIFIN

Share.

About Author

Leave A Reply