Anggota DPRD: Idris Tak Mampu Bangun Sekolah Madrasah Negeri dan Masjid

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok, Babai Suhaimi mengungkapkan, bahwa Depok dinilai gagal dari disegala bidang, termasuk juga gagal sebagai Kota Relijius. Pasalnya selama 15 tahun, Depok tidak memiliki masjid dan sekolah madrasah Aliyah dan hanya satu sekolah madrasah Tsanawiyah. Hal itu diungkapkan 2 anggota dewan yakni Anggota DPRD Depok dari PKB, Babai Suhaimi.

“Artinya, tidak ada kebanggaan yang di bangun. Seperti, di bidang keagamaan, ini yang luar biasa kotraduktif dengan jargon nya Depok Kota Relijius. Kemudian, di bidang keagamaan apa yang di bangun Idris. Sekolah madrasah negeri tidak ada yang dibangun dan tidak ada masjid yang dibangun,” ujar Babai, saat diskusi dengan sejumlah wartawan di Kota Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa hal itu jangankan membangun masjid-masjid di tingkat kelurahan dan kecamatan, di tingkat kota saja, Depok tidak memiliki masjid raya. Sebab, keberadaan masjid raya selalu menjadi kebanggan setiap kota di seluruh Indonesia.

“Jadi, yang mana dan dimana Masjid Raya Depok yang menjadi kebanggaan masyarakat yang katanya kota relijius ini. Sebab, hampir setiap daerah memiliki masjid raya yang menjadi kebanggaan warganya. Seperti, di Bogor, di Bekasi, di Tangsel memiliki masjid raya yang megah. Depok kota apa ini, cuma kota narasi doang,” tutur Babai.

Dia menambahkan, bahwa belum lagi di bidang pendidikan Islam, tidak ada satupun sekolah madrasah negeri yang dibangun. Hingga saat ini, yang mana sekolah madrasah yang di bangun Idris. Tidak ada sama sekali. Depok cuma punya satu sekolah madrasah negeri yakni hanya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs) di Cilodong.

“Jadi idealnya, sekolah madrasah negeri di bangun di setiap kecamatan, baik MTS Negeri maupun MA Negeri. Tanda-tanda, Depok Kota Relijius tidak ada yang ada narasi relijius saja,” pungkas Babai.

Babai sangat berharap momen Pilkada Depok 2020 dapat dijadikan ajang kritik pembangunan untuk memilih pemimpin yang layak untuk dipilih. “Saya berharap ada perubahan di Kota Depok dan harapan saya kepada paslon Pradi-Afifah untuk menunjukan adanya pembangunan yang sukses di segala bidang, terutama di bidang relijius, jangan hanya sekedar jargon dan narasi,” harap politisi PKB Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply