Hasbullah Menilai Idris Tak Kreatif dan Berinovatif

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Selama kepemimpinan Mohamad Idris sebagai Walikota Depok, tidak kreatif dan berinovasi. Seharusnya, terus intensif untuk mengupayakan anggaran pembangunan jalan arteri di sepanjang jalan tol yang melindungi kota Depok, agar dapat membantu dan memudahkan mobilisasi masyarakat kelas menengah bawah.

Artinya, Pemkot Depok harus kreatif dalam melihat potensi kota dari segala masalahnhya. Seperti, masalah banjir dan kemacetan di wilayah Kota Depok juga bisa teratasi. Tidak kenal hari, baik hari kerja maupun hari libur, hampir sejumlah ruas jalan di Kota Depok disesaki kendaraan Kemacetan lalulintas di beberapa ruas jalan seperti di Sawangan juga sebagian Margonda, tak terelakkan, bahkan semakin menjadi-jadi ketika hujan deras, ”ujar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, Sabtu (31/10).

Menurutnya, bahwa dari sebagain badan jalan tergenang air hujan yang meluap dari gorong-gorong. Di sisi lain, kemacetan lalulintas juga menjadi cermin buruknya layanan transportasi massal di Kota Depok. Warga yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil dan sepeda motor, angkutan umum.

Artinya, selain macet dan banjir menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan yang akan datang untuk lebih fokus lagi dalam masalah klise tersebut. Jadi, dari dulu sampai sekarang yang belum teratasi adalah macet. Kalau hujan lebat, banjir, “tutur Hasbullah.

Dia menambahkan, bahwa kemcacetan jalan raya sistem indikasi drainase belum baik alias buruk. Artinya, masih belum terkoneksi jaringan drainase primer, sekunder dan tersier. Akibanya, udara menggenangi titik-titik yang tidak semestinya.

“Untuk itu, perlu dilakukan kajian yang matang dengan menyusun blue print tentang sistem drainase dan transportasi kota yang dilengkapi.” Cetak biru ini penting untuk upaya mengatasi masalah banjir dan kemacetan di Depok, ”imbuh Hasbullah.

Dia juga secara geografis memiliki potensi yang besar secara ekonomi. Buktinya, banyak investor yang melirik dan berani menanamkan modalnya di Depok, seperti di sektor properti dan infrastruktur jalan tol. Why orang berani investasi, karena ada yang terlihat ekonomis yang menguntungkan.

Artinya, manfaat dan keuntungannya tidak bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di kota ini. Seperti, jalan tol, masyarakat yang berpenghasilan di atas rata-rata saja yang bisa bayar tarifnya, “imbuh Hasbullah.

Hasbullah indeks, bahwa Pemerintah Kota Depok harus terus intensif mengupayakan anggaran pembangunan jalan arteri di sepanjang jalan tol yang melindungi kota Depok, agar dapat membantu dan memudahkan mobilisasi masyarakat kelas menengah bawah. Atas dasar itu, Pemkot Depok harus kreatif dalam melihat potensi kota dan segala masalahnhya.

“Jadi, untuk membangun jalan arteri ini harus disediakan dari APBN. Itu yang harus diupayakan. Kalau saja jalan Sawangan bisa dilebarkan dua kali lipat dari yang sekarang, itu bisa menjadi Margonda kedua,” tandas politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply