Anggota DPRD Propinsi Yakin Afifah Pelindung Perempuan dan Anak di Depok

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK  — Maraknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual terharap anak dan perempuan yang terjadi di Kota Depok. Sebagai seorang perempuan, saya sangat sedih dan prihatin, karena yang notabene Depok dikenal sebagai kota ramah anak. Semoga kedepannya, dengan kepemimpinan yang baru yakni Pradi Afifah bisa menjadi pelindung bagi kaum perempuan dan anak di Kota Depok.

“Jadi saya yakin, bahwa Afifah Alia mampu menjadi pelindung bagi kaum perempuan dan anak di Kota Depok atas kasus kekerasan bahkan pelecehan seksual yang kerap menimpa kaum perempuan,” ujar anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Ade Puspitasari, Sabtu (31/10), usai menghadiri konsolidasi pemenangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok, Pradi Supriatna dan Afifah Alia di Aula Telorindo Hall, Sawangan Depok, Jawa Barat.

Sebelumnya, calon Wakil Walikota Depok nomor urut 01 Afifah Alia mengungkapkan, bahwa terkait dengan kasus pelecehan seksual yang belum lama ini terjadi di Kota Depok. ‘Alhamdulillah’ pelaku sudah diamankan sehingga tidak berkeliaran dan menimbulkan keresahan warga.

“Artinya, saya sangat mengapresiasi kolaborasi warga dan polisi. Polisi dengan cepat merespon kejadian yang ada, warga juga punya kepedulian yang tinggi, sehingga korban tidak sendirian,” ujar Afifah.

Dia menceritakan, bahwa Polisi menangkap Suryadi Putra (25) yang merupakan pelaku begal payudara di Depok, Jawa Barat. Pelaku melakukan tindakannya tersebut sebanyak dua kali di hari yang sama. “Jadi kasus tersebut, bermula saat korban berinisial YO (21) tengah makan di sebuah warung makan di Karet Beji, Depok, pada hari Rabu (28/10) sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku kemudian datang dan segera memegang payudara korban,” pungkas Afifa.

Afifah juga menaruh perhatian serius terhadap persoalan perempuan, diantaranya pelecehan yang kerap dialami perempuan. Selain, begal payudara ini sangat khas perempuan, bukan sekali dua kali terjadi di kota Depok. Kedepannya, tidak boleh ada lagi kasus-kasus seperti ini.

“Jadi, harus mengusut masalah ini hingga ke peradilan. Meski memakan waktu yang cukup lama, setidaknya hukuman penjara yang ditimpakan kepada pelaku bisa menjadi efek jera bagi pelaku maupun orang lain yang hendak melakukan hal serupa. Artinya, harus ada efek jera, malu juga kan kita, Depok trending topik karena begal payudara,” ucapnya.

Afifah juga menambahkan, bahwa dieinya mengusung visum gratis bagi korban kekerasan seksual. “Jadi, ketika hal ini terjadi dilatarbelakangi sulitnya korban untuk mengakses visum sebagai salah satu persyaratan laporan kasus tersebut,” imbuh Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply