Eks Dirut Bank BOII Ningsih Suciati Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Penjara

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Meilany Wuwung, SH, MH, Olla, SH dan Rima, SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat menjatuhkan tuntutan 5 tahun Pidana Penjara Terhadap terdakwa Ningsih Eks Direktur Utama (Dirut) Bank Of India Indonesia (BOII) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jl. Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (19/10).

Selain tuntutan pidana 5 tahun itu, Terdakwa Wanita eks nomor satu di BOII itu juga diwajibkan membayar denda Rp5 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Dihadapan persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim M Sainal SH MH, JPU mengatakan bahwa Terdakwa Ningsih Suciati telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-Undang (UU) No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (Konvensional) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No 10 Tahun 1998 (UU Perbankan) dan Pasal 63 ayat (2)huruf b UU No 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, karena tidak mengindahkan asas kehati-hatian dan ketaatan dalam pelelangan agunan kredit dibitur.

Jaksa dalam tuntutan yang cukup tebal itu menyebutkan, tindak kejahatan perbankan yang merugikan debitur PT RK/Rita KK tersebut dilakukan terdakwa tidak sendirian. Melainkan secara bersekongkol bersama-sama dengan direksi, komisaris, pimpinan dan bankir di BOII.

Akibat perbuatan terdakwa bersama sejumlah direksi dan komisaris BOII yang dulunya bernama Bank Swadesi itu, debitur PT RK/Rita KK menderita kerugian miliaran rupiah. Agunan pinjamannya berupa Villa Kozy di Seminyak Bali dilelang tanpa di apraisal dan tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Harga lelang villa diduga diciutkan sedemikian rupa sementara pemiliknya tetap berhutang atau ditagih kreditnya.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply