Penataan Halaman GSG Bumi Perkemahan Kitri Bakti Diduga Tak Sesuai RAB

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG  – Upaya tipu-tipu dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi oleh Penyedia Jasa Konstruksi proyek Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang masih mudah dilihat di lokasi pekerjaan. Mengurangi volume pekerjaan adalah bentuk ‘penipuan’ yang jamak dilakukan.

Tipu-tipu mengurangi volume pekerjaan diduga juga terjadi pada proyek “Lanjutan Pembangunan Bumi Perkemahan Kitri Bakti Curug (GSG)” yang dilaksanakan oleh PT. Karya Laksana Sejahtera Sukses dengan kontrak Rp 3.374.000.000,-. Pengurangan volume di proyek ini diduga terjadi pada pekerjaan Lansekap dan Sarana Luar, khususnya Penataan Halaman.

Pelaksanaan penataan halaman keliling gedung serba guna (GSG) dengan kontruksi beton yang terpantau radaronline.id, diduga kuat ada pengurangan volume pada pekerjaan timbunan macadam dan beton cor serta tulangan besi wiremeshnya. Dugaan timbul dari pemantauan atas pelaksanaan pekerjaan timbunan macadam yang diperkirakan hanya rata-rata 17 cm, sebagaimana terpantau, Senin (5/10).

Dengan rata-rata ketebalan hanya 17 cm, maka volume macadam terpasang dikurangi sebanyak 41,75 meter kubik dengan perkiraan nilai lebih dari Rp 10 juta.

Pengurangan volume tak berhenti pada pekerjaan macadam. Beton cor ready mix K-350 pun diduga kuat hanya terpasang dengan ketebalan rata-rata 18 cm. Hal itu terlihat dari posisi acuan beton (bekisting) terpasang yang tertanam sekitar 2 hingga 3 cm dibawah pondasi macadam. Pengurangan volume beton cor diperkirakan sebanyak 27 meter kubik atau senilai Rp 30 jutaan.

Pada pelaksanaan pengecoran yang terpantau, Sabtu (18/10) tidak terlihat adanya penggunaan alat pemadat beton atau vibrator. Tidak digunakannya vibrator pada saat pengecoran, jelas akan mengurangi volume beton cor.

Pengurangan volume lainnya adalah pada pekerjaan wiremesh. Wiremesh terpasang terlihat diberi jarak sekitar 50 cm pada setiap 5 meter. Dengan cara itu, diperkirakan wiremesh dapat berkurang sekitar 10 persen.

Kepala Bidang Bangunan pada Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Engkus Kusnadi yang hendak dikonfirmasi terkait pelaksanaan pekerjaan penataan halaman GSG Bumi Perkemahan Kitri Bakti itu, tidak berhasil ditemui.

“Pak Engkus tidak ada di ruangannya. Sudah keluar, katanya ke lapangan,” kata petugas keamanan DTRB, Senin (19/10).

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply