Melalui Program Cuci Pakai Sabun, Lifebuoy Jangkau Lebih Dari 100 Juta Tangan Bersih di Indonesia

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SURABAYA – Lifebuoy senantiasa melindungi keluarga Indonesia, serta turut berperan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, dan berhasil menjangkau lebih dari 100 juta tangan bersih di Indonesia melalui program edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang dijalankan sejak 2004.

Dengan semangat peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini, Lifebuoy terus berkomitmen untuk senantiasa melindungi keluarga Indonesia, terutama pada masa pandemi di mana Cuci Tangan Pakai Sabun semakin penting dilakukan untuk mengurangi penyebaran infeksi virus.

Disampaikan, Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia, selama lebih dari 86 tahun, Lifebuoy sudah menjadi bagian dari keluarga Indonesia untuk melindungi mereka dari kuman, terlebih dalam masa pandemi saat ini.

“Kami terus mengingatkan dan memfasilitasi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan tangan setiap saat, salah satunya dengan menyediakan fasilitas cuci tangan portabel di area yang membutuhkan,” ujar Maulani Affandi. Saat acara Virtual Press Conference Lifebuoy. Kamis (15/10).

Sebelum terjadinya pandemi, lanjut Maulani, ternyata 2 dari 3 orang indonesia, masih mencuci tangan hanya menggunakan air tanpa sabun. Untuk itu pada Hari Cuci Tangan Sedunia kali ini, kami ingin menekankan kembali pentingnya edukasi CTPS sejak usia dini untuk menanamkan kebiasaan CTPS yang akan terus terbawa hingga dewasa.

“Sehingga, di tengah situasi saat ini, kegiatan mencuci tangan pakai sabun menjadi semakin penting untuk dilakukan dan ditanamkan sejak usia dini,” lanjut Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia.

Tak hanya itu, disampaikan juga oleh Dr. Efmansyah Iken Lubis, MM, Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jakarta Selatan. Dalam situasi pandemi, semua orang berisiko tertular virus, termasuk lingkungan keluarga terdekat. Jadi sangat penting untuk membiasakan seluruh anggota keluarga untuk mencuci tangan dengan baik.

“Sekarang kita perlu mengubah paradigma, mencuci tangan tidak hanya sebelum dan sesudah makan atau sesudah dari toilet saja, tapi harus dilakukan setiap saat. Selesai bermain atau melakukan aktivitas apapun, ingatkan anggota keluarga terutama anak-anak untuk mencuci tangan,” jelas Dr. Efmansyah Iken Lubis.

Bahkan, kata Efmansyah, Perlu ada perubahan perilaku mendasar untuk menjaga keselamatan dan kesehatan, salah satunya melalui inisiatif untuk mengedukasi dan menanamkan kebiasaan mencuci tangan dengan baik yang benar sejak usia dini agar terbiasa hingga dewasa kelak.

Sebagai Brand Ambassador Lifebuoy dan juga orang tua, Christian Sugiono menjelaskan, “Saya bersama Titi sudah membiasakan Arjuna dan Kai untuk mencuci tangan, jauh sebelum pandemi. Namun, sekarang kami merasakan pembiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar pada anak-anak menjadi semakin penting.

“Kami juga terus mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan setiap saat, sebelum dan sesudah beraktivitas, terutama aktivitas diluar. Kami sadar pandemi ini belum selesai, sehingga kita semua tetap harus waspada,” ucap Christian Sugiono.

Jadi melalui kesempatan ini, pinta Christian, saya juga ingin mengajak para orang tua Indonesia, sebagai sosok yang berperan besar dalam hidup anak-anak, untuk mengajarkan dan mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan dengan benar agar terhindar dari kuman, terlebih di situasi pandemi seperti sekarang.

Kini, dengan semangat Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy meluncurkan inisiatif ‘C untuk Cuci Tangan’. Inisiatif dan kemitraan di tingkat global ini diantaranya berupa dukungan dana senilai Rp517 miliar dan pembuatan jingle lagu untuk anak-anak, untuk mengedukasi dan mendorong perubahan perilaku mencuci tangan sejak usia dini di berbagai negara.

HOLIDY

Share.

About Author

Leave A Reply