Pencurian Volume Masih Terjadi Di Proyek DBMSDA Kabupaten Tangerang

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG   –  Mental korup penyedia jasa konstruksi mitra kerja Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang ternyata masih sangat penting sulit dihilangkan. Perilaku korup dengan ‘mencuri volume’ pekerjaan sendiri masih terjadi, sebagaimana terpantau pada proyek “Peningkatan Jalan Cihuni Pakulonan Barat”, Senin (5/10).

Kondisi badan jalan yang baru diaspal itu terlihat ada ‘panu’ disana-sini. Hal itu diduga terjadi karena lapisan aspal yang terlalu tipis dan kurangnya Lapis Perekat.

Tak hanya itu, di sejumlah tempat juga ditemukan kondisi aspal yang masih turun jika diinjak, yang menandakan bahwa pada lokasi-lokasi itu pemadatan tidak maksimal.

Diketahui proyek tersebut dilaksanakan oleh CV. Alfina Putri Tinggal dengan nilai kontrak Rp 543.103.000,-.

Hingga berita ini dilansir, pihak DBMSDA Kabupaten Tangerang dan kontraktornya belum dapat dikonfirmasi.

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply