Sidang PKPU Ricuh, Hakim Pemutus KUD Trijaya Tak Adil

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SURABAYA  –  Sidang penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) digelar di Pengadilan Niaga PN Surabaya, pada Senin (20/7) berakhir ricuh.

Ricuhnya dipicu adanya dugaan ketidakadilan Hakim Sarwedi selaku hakim pemutus dalam perkara PKPU Koperasi Unit Desa Trijaya Sraten Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang langsung dilakukan putusan Pailit.

Ketua Aksi Yunus Wahyudi julukan Harimau Banyuwangi yang ada diruang sidang Tirta spontan mengamuk dan memak-maki Hakim yang sudah dianggap tebang pilih dalam penegakan Hukum.

“Saya merasa ada kongkalikong hakim dan KUD, hakim tidak terbuka dalam perkara ini, tadi hakim langsung memutus,” teriak Yunus.

Dilanjutkan Harimau Banyuwangi, merasa kesal, saya mewakili ribuan orang dari banyuwangi datang jauh-jauh ke Niaga PN Surabaya untuk menuntut keadilan, untuk melawan dua orang yang berkhianat kepada kita.

“Kami dari awal sudah membendung adanya gugatan PKPU, karena apa, gugatan PKPU yang akan muncul jelas Pailit, ini yang kami tidak setuju karena sangat merugikan  Nasabah, kalau itu terjadi masyarakat dalam hal ini nasabah yang sangat dirugikan, untung tadi sebagian dari kami datang untuk mengawal perkara ini,” cetus Yunus

Aset ini, lanjut Yunus sebenaranya ada, kalau ditafsir totalnya Rp 50 miliar sedangkan kerugian nasabah semuanya sebanyak Rp 40 miliar, sebenarnya dari awal kami sudah ada pembeli. Tujuannya jelas untuk pengembalian totalitas semua kerugian nasabah, la ini masih dibelok-belokan, intinya Pengurus yang sudah Korupsi Rp 50 miliar tersebut, masih mau mengambil hak-hak dari pada aset tersebut.

Dalam hal ini Pimpinan KUD Wijianto tidak ada itikad baik untuk mengembalikan dana para Nasabah.

Diceritakan sebelum perkara ini lanjut ke PN Niaga Surabaya, Yunus mengungkapkan dari beberapa uang yang disimpan di KUD Trijaya Sraten yang dititipkan oleh anggotanya.  “Ada Dana anak yatim dan dari beberapa uang yang ada di KUD Trijaya Sraten itu juga ada masjid yang diharapkan oleh semua anggota agar bisa dikembalikan,” pungkasnya. 

HARIFIN

Share.

About Author

Leave A Reply