Joko Tjandra Sebagai Konsultan Bareskrim Polri Lenggang Kangkung Meninggalkan Indonesia

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Pantas saja Joko Tjandra dapat bebas melangkah keluar negeri ternyata pekerjaan buronan kelas kakap itu adalah sebagai Konsultan Bareskrim Polri. Hal itu dikatakan Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane, pada persrelis nya yang di terima redaksi, Jumat (17/7), subuh.

Menurut Neta, status Joko Tjandra sebagai Konsultan Biro Korwas PPNS Bareskrim itu terungkap dalam Surat Keterangan Pemeriksaan Covid 19 Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri No: Sket Covid – 19/1561/VI/2020/Setkes tgl 19 Juni 2020 yang ditandatangani Dr Hambektanuhita dari Pusdokkes.

“Sangat ironis seorang buronan yang paling dicari bangsa Indonesia bukannya ditangkap Bareskrim Polri tapi malah dijadikan konsultan, dengan alamat juga di kantor Bareskrim di Jl Turonojoyo No 3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan,” ujarnya seraya mengungkapkan keheranannya menlihat fakta kinerja Bareskrim Polri ini.

Dari informasi yang diperoleh IPW, katanya, saat ini, Joko Tjandra sudah berada di apartemennya di lantai 106 Apartement Exchange Kualalumpur, Malaysia. Joko Tjandra bersama dua orang lain kabur dengan jet pribadi yang diduga dari Halim Perdana Kusumah Jakarta langsung menuju Kuala Lumpur pada akhir Juni. Saat hendak naik ke atas jet pribadi itu ketiganya sempat berselfi ria dengan menunjukkan Vis kepada Bangsa Indonesia.

Melihat Joko Tjandra bebas lenggang kangkung di Indonesia, meski dia sebagai buronan kelas kakap, IPW menyimpulkan, hal ini bukanlah akibat ulah pribadi dari seorang oknum Jenderal Polisi di Bareskrim saja, seperti yang dikatakan Humas Polri, tetapi hal ini akibat persekongkolan jahat para jenderal polisi untuk melindungi dan memberi keistimewaan pada buronan kelas kakap yang paling dicari Bangsa Indonesia itu. Apakah persekongkolan jahat ini bisa dibongkar dan diusut tuntas, IPW tidak yakin. Apalagi Presiden Jokowi hanya slow slow saja melihat kasus Joko Tjandra yang diberi keistimewaan dan karpet merah oleh para jenderal Polri ini, katanya.

Terkait informasi ini (Pusdokkes) Polri No: Sket Covid – 19/1561/VI/2020/Setkes tgl 19 Juni 2020 yang ditandatangani Dr Hambektanuhita dari Pusdokkes untuk Joko Tjandra sudah dikonfirmasi ke Kadiv Humas Mabes Polri, PKL 7.34 WIB, VA WhatsApp belum di balas.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply